Ditopang Hal Ini, Bursa Saham Eropa Kompak Melaju Hijau

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2026) waktu setempat. Penguatan terjadi seiring meredanya harga minyak serta keputusan bank sentral yang menahan suku bunga, di tengah ketidakpastian geopolitik terkait konflik Iran.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di kawasan Eropa naik 1,4% ke level 611,55. Mayoritas sektor berbalik ke zona hijau setelah sempat tertekan di awal sesi. Indeks DAX Jerman memimpin penguatan dengan kenaikan 1,41% ke posisi 24.292,38.

Indeks FTSE MIB Italia melonjak 0,94% ke level 48.246,12. IBEX 35 Spanyol menguat 0,78% ke posisi 17.781,00. Indeks CAC 40 Prancis naik 0,53% ke level 8.114,84. Sebaliknya, indeks FTSE 100 Inggris terkoreksi tipis 0,14% ke posisi 10.363,93.

Pergerakan pasar dipengaruhi fluktuasi harga minyak dunia. Harga minyak mentah Brent sempat melonjak di atas USD 126 per barel, tertinggi sejak konflik Iran memanas. Kenaikan dipicu laporan bahwa militer AS akan memberikan pengarahan kepada Presiden Donald Trump terkait opsi kebijakan terhadap Iran.

Kekhawatiran eskalasi konflik dan potensi gangguan pasokan sempat menekan pasar. Namun, harga minyak kemudian berbalik turun. Kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Juni melemah 3,3% ke USD 114,18 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 2,1% ke USD 104,61 per barel.

Dari sisi kebijakan moneter, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England (BoE) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan, sejalan dengan ekspektasi pasar. Kebijakan ini mencerminkan sikap hati-hati otoritas moneter di tengah ketidakpastian global.

Di sektor korporasi, saham Stellantis turun sekitar 6,4% meski perusahaan melaporkan laba operasional disesuaikan sebesar 960 juta euro, melampaui estimasi 568 juta euro.

Sebaliknya, saham Magnum Ice Cream Company melonjak 11,5% setelah mencatat pertumbuhan penjualan organik 4,5% secara tahunan menjadi 1,77 miliar euro. Saham Volkswagen juga naik 0,8% meski laba kuartal pertama turun 14% menjadi 2,5 miliar euro.

Di sektor perbankan Prancis, saham BNP Paribas turun 1,4% dan Societe Generale melemah 3,6% setelah merilis laporan keuangan. Laba BNP Paribas tercatat naik 9% menjadi 3,22 miliar euro, sedangkan pendapatan bersih SocGen tumbuh 5,5% menjadi 1,69 miliar euro.

Dari sisi makroekonomi, pertumbuhan zona euro tercatat melambat. Produk domestik bruto (PDB) hanya tumbuh 0,1% pada kuartal pertama 2026. Sementara itu, inflasi meningkat menjadi 3% pada April, dari 2,6% pada Maret.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Futures Wall Street Bergerak Tipis, Investor Pantau Situasi Timur Tengah

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) bursa saham...

Wall Street Bervariasi, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru Ditopang Lonjakan Apple Inc.

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat (Wall...

Abaikan Konflik Iran, Bursa Jepang dan Australia Kompak Menguat

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik, khususnya...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru