Harga Saham Meroket Tak Wajar, BEI Awasi Ketat Tiga Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan tiga saham ke dalam radar pengawasan. Langkah ini diambil setelah terjadi peningkatan harga yang tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).

Ketiga emiten tersebut adalah PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL). Pengawasan intensif ini dilakukan untuk melindungi kepentingan investor di pasar modal.

P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Danny Yuskar Wibowo, menjelaskan hal tersebut dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Senin (4/5/2026).

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” ujar Danny.

Saat ini, BEI terus memantau pergerakan transaksi ketiga saham tersebut. Investor diharapkan mencermati setiap respons dari masing-masing emiten.

“Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tegasnya.

SDMU menyampaikan informasi terakhir pada 17 April 2026 terkait penjelasan atas volatilitas transaksi saham perusahaan.

Sementara itu, KOTA merilis laporan keuangan tahunan pada 18 April 2026 sebagai informasi terbaru di situs BEI.

Adapun TOOL mempublikasikan laporan keuangan interim yang tidak diaudit pada 30 April 2026.

BEI meminta investor untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi masing-masing perusahaan. Investor juga diminta mengkaji rencana aksi korporasi sebelum memberikan persetujuan dalam RUPS, serta mempertimbangkan risiko investasi secara matang.

Pergerakan Harga Saham

SDMU ditutup di level Rp126 per saham pada 30 April 2026, melonjak 28,57% atau naik 28 poin. Harga dibuka di Rp97, dengan level tertinggi Rp131 dan terendah Rp95. Volume perdagangan mencapai 975,06 juta saham, dengan kapitalisasi pasar Rp283,58 miliar.

KOTA ditutup di Rp149 per saham, naik 4,20% atau 6 poin. Saham ini dibuka di Rp146, dengan level tertinggi Rp161 dan terendah Rp135. Volume transaksi tercatat 3,66 miliar saham, dengan kapitalisasi pasar Rp1,57 triliun.

TOOL ditutup di Rp100 per saham, naik 6,38% atau 6 poin dari posisi sebelumnya Rp94. Harga tertinggi mencapai Rp117 dan terendah Rp81. Volume perdagangan tercatat 1,65 miliar saham, dengan kapitalisasi pasar Rp205 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Zyrexindo Mandiri (ZYRX) Guyur Dividen Rp4,9 per Saham, Catat Tanggalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk...

IHSG Pagi Ini ke Zona Hijau, Naik 1,15% Tembus 7.000

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

IHSG Berpeluang Rebound ke 7.050, BNI Sekuritas Rekomendasikan 6 Saham Ini! Ada BBCA dan BRPT

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru