STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), Raymond, menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut. Aksi borong saham ini dilakukan melalui empat tahap transaksi pada 25 Mei 2026.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (26/5/2026) WIB, Raymond membeli total 600.000 lembar saham TPIA. Tujuan dari transaksi ini murni untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung.
Tahap pertama, Raymond membeli 125.000 lembar saham pada harga Rp2.280 per saham. Nilai transaksi ini mencapai Rp285 juta. Tahap kedua, ia kembali menyerok 200.000 lembar saham pada harga Rp2.280 per saham dengan nilai Rp456 juta.
Pada tahap ketiga, Raymond menambah 200.000 lembar saham lagi dengan harga lebih rendah, yaitu Rp2.270 per saham senilai Rp454 juta. Terakhir, ia mengoleksi 75.000 lembar saham pada harga Rp2.270 per saham dengan nilai Rp170,25 juta.
Secara kumulatif, Raymond merogoh kocek sekitar Rp1,36 miliar untuk menambah koleksi sahamnya. Seluruh transaksi tersebut menggunakan klasifikasi saham biasa.
Melalui dokumen laporannya, Raymond menjelaskan perolehan saham ini mengacu pada aturan regulator. “Melaporkan saya telah memiliki saham Perusahaan Terbuka,” tulis Raymond dalam laporan tersebut. Pelaporan ini sesuai dengan Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK 4/2024.
Sebelum transaksi ini dilakukan, Raymond menggenggam 4.450.000 unit saham TPIA atau setara 0,01%. Setelah aksi beli ini, jumlah kepemilikannya meningkat menjadi 5.050.000 unit saham. Meski jumlah saham bertambah, persentase hak suara Raymond tetap berada di angka 0,01%.
Sebagai informasi, Raymond bukan merupakan pemegang saham pengendali di emiten berkode saham TPIA tersebut. Saat ini, posisi Raymond di perusahaan adalah sebagai anggota Direksi.

