STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Dewan Komisaris PT Astra International Tbk (ASII), Prijono Sugiarto, menambah porsi kepemilikan sahamnya. Ia memborong sebanyak 305.000 unit saham perusahaan berkode ASII tersebut.
Dikutip Jumat (26/6/2026), transaksi pembelian ini dilakukan dalam tiga tahap. Prijono melakukan aksi borong saham tersebut pada rentang waktu 19 Juni hingga 25 Juni 2026.
Transaksi pertama terjadi pada 19 Juni 2026. Prijono membeli 10.000 unit saham dengan harga Rp4.800 per lembar. Nilai transaksi ini mencapai Rp48 juta.
Selanjutnya, ia kembali membeli 165.000 unit saham pada 24 Juni 2026. Harga pembelian saat itu berada di level Rp4.732 per saham. Nilai transaksi kedua ini berjumlah Rp780,78 juta.
Aksi terakhir dilakukan pada 25 Juni 2026. Prijono membeli lagi 130.000 unit saham dengan harga Rp4.876 per lembar. Nilai pembelian ini setara dengan Rp633,88 juta.
Secara total, Prijono mengeluarkan dana sebesar Rp1,46 miliar untuk menambah koleksi sahamnya. Seluruh transaksi ini bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Berkat aksi borong ini, jumlah saham miliknya di ASII otomatis meningkat. Sebelum transaksi, ia menggenggam 5.176.300 unit saham atau setara 0,0128%.
Kini, jumlah saham Prijono bertambah menjadi 5.481.300 unit. Persentase hak suaranya pun ikut naik menjadi 0,0135%.
Laporan ini telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini merupakan bagian dari kewajiban direksi atau komisaris dalam melaporkan perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.
Saat ini, status Prijono di Astra International adalah sebagai Dewan Komisaris. Ia tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Prijono juga menegaskan bukan merupakan pengendali di perusahaan otomotif raksasa tersebut.

