STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui realisasi investasi strategis pada lini bisnis jasa hulu migas hingga Mei 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas layanan, memperluas kapabilitas teknologi, serta menangkap peluang pasar yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas eksplorasi dan produksi migas nasional.
Investasi yang direalisasikan Elnusa berfokus pada penguatan core competency Perseroan sebagai penyedia jasa energi terintegrasi, khususnya pada segmen jasa hulu migas yang selama ini menjadi salah satu kontributor utama kinerja perusahaan.
Dengan pendekatan yang selektif dan berbasis kebutuhan pasar, investasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing, produktivitas aset, serta menciptakan sumber pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pada lini Marine Site Survey (MSS), Elnusa memperkuat layanan Survey Topography & Positioning Services melalui investasi peralatan Navigasi STPS. Dukungan teknologi seperti Differential Global Navigation Satellite System (DGNSS), Side Scan Sonar, dan Marine Magnetometer memungkinkan peningkatan akurasi survei offshore yang dibutuhkan dalam aktivitas rig moving, pengembangan lapangan, hingga eksplorasi migas lepas pantai.
Sementara itu, lini Pressure & Pumping Services (PPS) diperkuat melalui penambahan Coiled Tubing Unit dengan teknologi monitoring dan modelling terkini. Investasi ini meningkatkan kapasitas layanan well intervention yang saat ini menunjukkan prospek pasar yang positif, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan aktivitas workover dan optimasi produksi pada lapangan migas eksisting.
Elnusa juga melakukan investasi pada Cementing Unit generasi terbaru untuk meningkatkan keandalan operasional, langkah ini diharapkan memberikan efisiensi biaya jangka panjang sekaligus memperkuat posisi kompetitif Perseroan dalam layanan cementing.
Pada lini Non Seismic Survey, Elnusa memperluas kapabilitas teknologi melalui investasi Passive Geobit C100 yang mendukung kebutuhan survei dan monitoring bawah permukaan secara lebih komprehensif.
Di sisi lain, investasi pada peralatan Electric Wireline Logging (EWL) dilakukan untuk menjaga keberlanjutan layanan offshore cased hole workover dan well services yang tetap menjadi kebutuhan penting pelanggan di sektor hulu migas.
Direktur Pengembangan Usaha ELSA, Arief Prasetyo Handoyo, menyampaikan bahwa realisasi investasi ini mencerminkan keyakinan Perseroan terhadap prospek industri jasa hulu migas serta komitmen Elnusa dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
“Investasi yang kami lakukan bukan semata penambahan aset, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapabilitas, meningkatkan produktivitas, dan menangkap peluang pertumbuhan di sektor hulu migas. Dengan portofolio investasi yang terukur dan berbasis kebutuhan pasar, Elnusa optimistis dapat memperkuat kinerja operasional, meningkatkan profitabilitas, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Arief dalam keterangan resmi, Kamis (25/6/2026).
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan energi nasional dan berlanjutnya aktivitas pengembangan lapangan migas di berbagai wilayah Indonesia, Elnusa melihat peluang pertumbuhan yang tetap menjanjikan pada sektor jasa hulu migas.
Oleh karena itu, Perseroan akan terus menjalankan strategi investasi yang disiplin, selektif, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas bisnis yang memberikan kontribusi langsung terhadap pertumbuhan pendapatan dan laba perusahaan.
Dengan fundamental bisnis yang kuat, dukungan teknologi yang semakin modern, serta pengalaman lebih dari lima dekade di industri energi, Elnusa optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis industri energi nasional sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi investor dan seluruh pemangku kepentingan.

