spot_img

Siap Ekspansi, Pakuan (UANG) Bidik Pendapatan Rp378 Miliar pada 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pakuan Tbk (UANG) menargetkan pertumbuhan kinerja dua digit pada 2026. Emiten properti ini membidik pendapatan sekitar Rp378 miliar atau naik sekitar 10% dibanding realisasi 2025 yang mencapai Rp343,8 miliar.

Asa Nisi Siahaan, Sekretaris Perusahaan UANG, dalam meteri paparan publik yang disampaikan ke BEI, dikutip Sabtu 27/6/2026), mengemukakan, Perseroan akan mengadakan Public Expose Tahunan Tahun Buku 2025 pada Senin (29/6/2026).

Asa mengemukakan, selain meningkatkan pendapatan, Perseroan juga membidik laba bersih sekitar Rp78 miliar, total aset sekitar Rp2,28 triliun, serta menurunkan rasio utang terhadap ekuitas (DER) menjadi di bawah 1,5 kali. “Seluruh laba tahun buku 2025 masih diprioritaskan untuk mendukung ekspansi sehingga dividen belum direncanakan,” katanya.

Pada 2025, UANG membukukan pendapatan Rp343,8 miliar, tumbuh 8,1% dibanding tahun sebelumnya. Sementara laba bersih tercatat Rp71 miliar, turun 15% secara tahunan. “Penurunan laba terjadi seiring tekanan margin pada proyek yang masih berada dalam tahap pengembangan,” katanya.

Marjin bruto penjualan lahan turun dari sekitar 65% menjadi 54%. Penurunan dipengaruhi beban bunga yang dikapitalisasi serta kenaikan biaya material dan pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, total aset Perseroan meningkat 14,1% menjadi Rp1,80 triliun. Total ekuitas melonjak 87,2% menjadi Rp603,4 miliar.

Di sisi lain, struktur permodalan menunjukkan perbaikan. Rasio DER turun signifikan dari 3,90 kali pada 2024 menjadi 1,99 kali pada 2025. Rasio lancar juga meningkat dari 0,92 kali menjadi 1,66 kali.

Arus kas operasi masih mencatat defisit Rp160,5 miliar. Kondisi ini dipengaruhi perubahan skema penjualan dari tunai menjadi kredit atau cicilan.

Sepanjang 2025, Perseroan juga mencatat sejumlah pencapaian operasional. PT Pakuan Tbk menyerahkan unit Cluster Lake Vista kepada konsumen pada kuartal II 2025 dan Cluster Laguna pada kuartal IV 2025.

Pada periode yang sama, pembangunan massal Cluster Riverie mulai berjalan. Anak usaha PT Vasamty Land Sawangan juga memulai pembangunan apartemen Cluster Casacomo.

Dari sisi penghargaan, Perseroan meraih Top 3 Investor dalam Depok Investment Forum 2025 serta penghargaan Top Ten Developer pada Hubexo Asia Awards 2025 untuk kategori Best Sub-Regional Development Project.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Perseroan telah menyelesaikan akuisisi PT Vasanta Daria Development (VDD) dan PT Daria Mulia Properti (DMP) pada Maret 2026 dengan nilai transaksi Rp201 miliar.

Akuisisi tersebut dilakukan melalui pembelian 99,99% saham VDD senilai Rp45 miliar dan 63,03% saham DMP senilai Rp156 miliar dari PT Sirius Surya Sentosa selaku pemegang saham pengendali.

Nilai transaksi tersebut berada di bawah nilai pasar gabungan hasil penilaian independen sebesar Rp213,2 miliar.

Perseroan menyebut VDD memiliki proyek perumahan Telaga Golf Sawangan yang berada di kawasan bersebelahan dengan Shila at Sawangan. Sementara DMP memiliki lahan sekitar 2,3 hektare di Cengkareng, Jakarta Barat, yang dinilai memiliki potensi untuk pengembangan.

Untuk tada 2026 ini, Perseroan akan tetap fokus memperkuat cadangan lahan, mengembangkan proyek residensial secara selektif, menjaga disiplin biaya, meningkatkan margin, serta mengembangkan produk berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Perseroan juga melihat prospek industri properti masih positif. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diperkirakan berada pada kisaran 4,9% hingga 5,7%. Penjualan properti residensial primer juga mulai menunjukkan pemulihan dengan pertumbuhan 7,83% secara tahunan pada triwulan IV 2025.

Di sisi keberlanjutan, Perseroan mencatat konsumsi energi sebesar 3.978,4 gigajoule sepanjang 2025. Perseroan juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial, mulai dari bantuan kepada atlet dayung, pembangunan gerbang dan area parkir pemakaman, hingga perbaikan rumah warga serta pembangunan turap di kawasan Sawangan.

Sebagai informasi, hingga akhir 2025, kapitalisasi pasar UANG mencapai sekitar Rp5,45 triliun dengan jumlah saham beredar sebanyak 1,21 miliar lembar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cahayasakti Investindo (CSIS) Siap Bagi Dividen Rp5,49 Miliar, Pemegang Saham Terima Rp3 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk...

IHSG Anjlok 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp10.302 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia...

Mitratel Siap Merger Dua Anak Usaha, Efektif Mulai 01 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru