spot_img

Debut Gemilang di BEI, Saham PRDL Tembus Rp162 Usai IPO Senilai Rp62,75 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga saham PT Prodia Diagnostic Line (PRDL) yang dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (09/7/2026), hingga pukul 09.04 WIB, naik Rp42 atau terangkat 35% menjadi Rp162, dari harga penawaran perdana Rp120 per saham.

Menurut data RTI, hingga waktu tersebut, saham PRDA dibuka dan bergerak di harga Rp162 per unit. Volume perdagangan saham PRDL di Pasar Reguler BEI mencapai 78 ribu unit senilai Rp13 juta dengan frekeunsi perdagangan sebanyak 631 kali.

Berdasarkan pengumuman BEI, dikutip Kamis (09/7/2026), sebanyak 1,742 miliar saham PRDL bernominal Rp50 setiap saham ini dicatatkan di BEI pada Kamis (09/7/2026). Jumlah ini terdiri atas 1,22 miliar unit saham pendiri dan sebanyak 522,900 juta saham IPO. Saham PRDL dicatatkan di Papan Pengembangan BEI.

Dari penawaran tersebut, PRDL berhasil menghimpun dana sekitar Rp62,75 miliar. Dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi usaha. Sekitar 62% dana akan digunakan untuk melunasi sebagian fasilitas pinjaman bank.

Selanjutnya, sekitar 28,92% dana dialokasikan untuk belanja modal. Penggunaannya meliputi pembelian mesin dan peralatan kalibrasi, kendaraan operasional, sistem perangkat lunak (software), relayout area produksi, serta penambahan AHU Lab Biomolekuler.

Sementara itu, sisa sekitar 8,51% akan digunakan sebagai modal kerja. Dana tersebut antara lain dipakai untuk pembelian bahan baku, biaya product development, serta kegiatan selling dan marketing.

Cristina Sandjaja, Direktur Utama PRDL, menyebut IPO menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnis Perseroan. “Keberhasilan penawaran saham perdana tersebut menjadi langkah strategis bagi Perseroan untuk mempercepat pertumbuhan usaha sekaligus memperkuat kontribusi dalam pengembangan industri alat kesehatan nasional,” katanya di Gedung BEI, Kamis (09/7/2026).

Cristina menyampaikan, IPO ini merupakan milestone yang sangat penting bagi perjalanan bisnis Proline yang membuktikan komitmen dan kerja keras perusahaan untuk menjadi bagian penting dalam ekosistem layanan kesehatan di Indonesia.

Ia menambahkan, dengan prospek industri kesehatan yang terus berkembang, PRDL optimistis dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Koka Indonesia (KOKA) Dirikan Dua Anak Usaha Baru, Perkuat Bisnis Konstruksi dan Perdagangan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) telah mendirikan...

POJK Baru OJK Resmi Berlaku, Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) Jadi Acuan Perdagangan Karbon

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan...

Komisaris Wulandari Bangun Laksana (BBSK) Clarissa Ady Sumasto Tjia Mundur, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Clarissa Ady Sumasto Tjia, salah seorang Komisaris...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru