Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat di Level 6.897,51
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (5/10), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau di level 6.897,51, menguat 10,930 poin atau naik 0,1...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (5/10), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau di level 6.897,51, menguat 10,930 poin atau naik 0,16%, dari penutupan Rabu (4/10) di posisi 6.886,58.
Hingga pukul 09.07 WIB, IHSG terpantau sempat naik ke level tertinggi di 6.922,69. Terpantau sebanyak 1,55 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 88 ribu, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp711 miliar. Tercatat sebanyak 257 saham menguat, sebanyak 124 saham terkoreksi dan sebanyak 499 saham tetap tidak berubah.
Sejumlah saham yang menguat pagi ini, antara lain AMMN naik 0,41% ke harga Rp6.175 per unit. Saham CASA naik 2,65% jadi Rp580, GOTO naik 3,66% ke Rp85,saham BMRI naik 0,41% ke harga Rp6.150.
Sedangkan saham TLKM turrun 0,26% ke Rp3.770 per unit, saham BBCA turun 0,54% jadi Rp9.150 per unit, dan saham BBNI turun 0,24% ke harga Rp10.350 per unit.
T. Herditya Wicaksana, analis teknikal MNC Sekuritas (MNCS), dalam risetnya di Jakarta, hari ini, mengemukakan, IHSG akan bergerak di level 6.823 sebagai area support dan resistance 6.913.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...