BTN Sasar Peluang Bisnis di ITS
STOCKWATCH.ID (SURABAYA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali memperkuat kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kesepakatan baru ini mencakup pemanfaatan...
Pada kesempatan yang sama, Nixon memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa ITS. Dia membuka kesempatan bagi lulusan ITS untuk bergabung dengan BTN. "Kami sedang membidik talenta-talenta dari kampus untuk bergabung membangun BTN. Kami berharap lulusan ITS bisa bergabung dengan BTN," jelas Nixon.
Nixon juga membagikan tips suksesnya hingga menjadi Direktur Utama. Menurutnya, untuk mencapai posisi tersebut, seseorang harus memahami satu hal dahulu atau menjadi spesialis. Setelah mengerti dan memahami berbagai macam tantangan, barulah bisa menjadi generalis. "Untuk membangun karir, kita harus punya spesialisasi tertentu seperti kredit atau risiko dan dana. Setelah semuanya paham, barulah melihat yang lebih besar lagi," katanya.
Nixon menekankan bahwa BTN harus terus berinovasi agar dapat terus diterima masyarakat dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah pengembangan aplikasi superapps BTN Mobile.
Pola pembelian rumah di Indonesia masih didominasi oleh pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR). Namun, ada pergeseran dalam pola transaksi, di mana penjualan rumah secara daring meningkat. Nixon menjelaskan bahwa 75,89% pembelian rumah menggunakan KPR, 17,24% menggunakan tunai bertahap, dan 6,87% menggunakan tunai. "KPR masih menjadi pola utama dalam membeli rumah, namun metodenya yang berubah. Transaksi via online mencapai US$2 triliun, beli rumah sekarang tidak harus bertemu," jelasnya.
Nixon menambahkan bahwa sektor perumahan sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Pemerintah selalu memberikan insentif terhadap sektor ini, mendorong permintaan rumah pada triwulan I/2024. "KPR nasional hingga triwulan I/2024 tumbuh mencapai 12,4%. Pertumbuhan KPR terus mencapai dua digit sejak triwulan II/2023," pungkasnya.
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...