spot_img

Buat Modal Kerja, Asuransi Digital Bersama (YOII) Terbitkan Right Issue Rp68,493 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menggelar penawaran umum terbatas (PUT) I atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya  684.937.500 unit saham bernominal Rp100 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Jumlah ini, sekitar16,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I.

Harga  pelaksanaan right issue YOII ditetapkan sebesar Rp100 per lembar sehingga Perusahaan asuransi umum konvensional ini berhasil mengantongi dana sebesar Rp68,493 miliar. Rencana right issue ini telah disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 13 Maret 2026. Perseroan juga telah menerima tanggal peryataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 24 Juni 2026.

Setiap pemegang 5 (lima) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 06 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 (satu) HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian saham.

Seluruh Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini akan dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saham Baru dari PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham lain yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

HMETD dapat diperdagangkan baik di dalam maupun di luar BEI sesuai Peraturan OJK No. 32/2015 selama 10 (sepuluh) Hari Kerja mulai tanggal 08 Juli 2026 sampai dengan 21 Juli 2026. Pencatatan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD akan dilakukan di BEI dimuai pada tanggal 08 Juli 2026. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah tanggal 21 Juli 2026 sehingga HMETD yang tidak dilaksanakan sampai dengan tanggal tersebut tidak akan berlaku

Berdasarkan prospektus rencana PMHMETD yang dipublikasikan di Jakarta, Kamis 25  Juni 2026, seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari hasil PMHMETD I ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi,  sekitar 90% akan dipergunakan untuk biaya marketing, terutama untuk distribusi platform dan sebagian kecil untuk kegiatan periklanan, guna mendukung strategi usaha, distribusi produk, dan brand awareness Perseroan.

Sedangkan isisanya 10% akan dipergunakan untuk pengembangan aplikasi yang mencakup data center, web hosting, system security, dan sumber daya manusia, di mana di dalamnya terdapat biaya karyawan profesional atau spesialis guna mendukung pengembangan produk baru Perseroan, serta mendukung aspek information technology, teknis, dan operasional Perseroan.

Dengan memperhatikan bahwa jumlah Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya 684.937.500 saham biasa atas nama, maka bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini sesuai dengan HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi atas saham Perseroan maksimum 16,67%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Kembali di Atas 6.000, Naik 2,69%, 11 Indeks Sektor Hijau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Tak Bagi Dividen, Nusantara Pelabuhan Handal (PORT) Tetapkan Susunan Pengurus Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT...

Jual Beli Saham via Repo Rp694,6 Miliar, Kepemilikan Samuel Sekuritas di NSSS Menyusut

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan perubahan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru