spot_img

Harga Emas Dunia Kembali Berkilau, Terdorong Negosiasi Damai AS-Iran

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak menguat pada perdagangan Senin (22/6/2026) waktu setempat atau Selasa (23/6/2026). Logam mulia ini bangkit dari level terendah dalam satu pekan terakhir. Kenaikan harga terjadi seiring kemajuan perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menekan harga minyak serta meredakan kekhawatiran inflasi.

Mengutip CNBC, harga emas spot naik 0,6% menjadi USD 4.183 per ons troi. Harga ini pulih setelah menyentuh level terendah sejak 11 Juni pada perdagangan Jumat lalu. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus turun 1% dan menetap di posisi USD 4.202,70 per ons troi.

Analis Saxo Bank, Ole Hansen, memberikan pandangannya mengenai pergerakan pasar saat ini. Ia menyebut sektor energi memiliki pengaruh besar terhadap logam mulia.

“Harga energi akan tetap menjadi penggerak jangka pendek utama bagi sektor logam mulia,” ujar Ole Hansen.

Ole menambahkan pembicaraan di Swiss antara AS dan Iran menunjukkan arah menuju kesepakatan. Hal tersebut akan menambah pasokan minyak mentah baru ke pasar. Kondisi ini memberikan tekanan pada harga minyak mentah dan menguntungkan bagi emas.

Mediator melaporkan pejabat AS dan Iran membuat kemajuan yang menggembirakan pada putaran pertama pembicaraan di Swiss. Meski demikian, ketegangan atas Lebanon dan Selat Hormuz masih tetap ada. Kabar ini membuat harga minyak mentah Brent merosot lebih dari 3%.

Di sisi lain, investor tetap mencermati kebijakan suku bunga AS. Data CME FedWatch Tool menunjukkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 89%. Angka ini melonjak tajam dari posisi 61% sebelum pertemuan Federal Reserve (The Fed) pekan lalu.

Sebanyak 9 dari 19 pembuat kebijakan The Fed percaya kenaikan suku bunga diperlukan tahun ini. Emas biasanya kehilangan daya tarik saat suku bunga naik. Sebagai aset tanpa imbal hasil, emas menjadi kurang menarik dibandingkan investasi yang memberikan bunga.

Bank of America dalam catatannya menyebut target harga emas USD 6.000 per ons troi sulit tercapai. Level tersebut hanya mungkin terjadi jika pasar sudah tidak memperhitungkan lagi kenaikan suku bunga. Namun, bank tersebut menilai landasan kebijakan makro AS masih mendukung penguatan emas dalam jangka panjang.

Pergerakan logam mulia lainnya terpantau bervariasi pada perdagangan kali ini. Harga platinum spot naik tipis 0,05%. Sementara itu, harga perak spot mengalami penurunan sebesar 0,26%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

AS Izinkan Iran Jual Minyak Lagi, Harga Minyak Dunia Langsung Merosot Tajam

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia merosot antara 2%...

Harga Emas Dunia Merosot Tiga Pekan Beruntun, Ini Pemicu Utamanya

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Kamis...

Perundingan AS-Iran di Swiss Batal, Harga Minyak Dunia Kembali Menguat

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia menguat pada penutupan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru