STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Rabu (24/6/2026) waktu setempat. Kondisi ini terjadi saat aksi jual saham teknologi global mulai mereda dan harga minyak dunia mengalami penurunan.
Mengutip CNBC, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik tipis 0,08% ke posisi 635,16. Pergerakan bursa di kawasan tersebut menunjukkan hasil yang beragam. Indeks CAC 40 Perancis naik 0,54% ke level 8.385,49.
Indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,31% ke posisi 10.461,63. Sebaliknya, DAX Jerman melemah 0,62% ke level 24.740,36. Penurunan di bursa Jerman ini dipicu aksi jual besar-besaran pada saham sektor pertahanan.
Saham raksasa pertahanan Rheinmetall merosot tajam 18,6% dalam satu hari. Hal ini terjadi setelah muncul laporan Jerman akan membatalkan rencana pembangunan enam kapal perang. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran besar bagi para pelaku pasar.
“Investor khawatir dorongan bagi kontraktor pertahanan dari peningkatan pengeluaran pemerintah mungkin tidak terwujud sepenuhnya,” tulis laporan tersebut. Dampaknya, saham-saham sektor pertahanan di seluruh Eropa ikut berguguran.
Sektor pertambangan juga mengalami tekanan jual yang cukup dalam. Harga emas menyentuh level terendah dalam 7 bulan terakhir. Penurunan harga emas dipicu kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga yang lebih tinggi.
Beberapa indeks lainnya tetap mencatatkan penguatan di tengah situasi pasar yang beragam. Indeks SMI Swiss melonjak 1,49% ke posisi 14.117,75. OMXC 25 Denmark bertambah 0,32% ke level 1.796,23. Indeks OMXS30 Swedia juga tumbuh tipis 0,04% menjadi 3.146,96.
Namun, sebagian besar bursa lainnya justru berakhir di zona merah. Indeks PSI20 Portugal turun 0,88% ke level 9.055,89. FTSE MIB Italia menyusut 0,74% ke posisi 51.638,94. BEL 20 Belgia melemah 0,72% ke level 5.671,66.
Indeks IBEX 35 Spanyol terkoreksi 0,45% menjadi 19.389,5. Indeks HEX Finlandia turun 0,28% ke posisi 13.597,12. Sementara itu, indeks AEX Belanda melemah tipis 0,03% ke level 1.065,35.

