Bunga Green Bond Arkora Hydro Ditawarkan 9,50% dan 10% per Tahun
STOCKWATCh.ID (JAKARTA) - Obligasi berwawasan lingkungan (green bond) I tahun 2023 PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) senilai Rp339,895 miliar akan ditawarkan kepada investor pada 2-3 Agustus 2023. Otorita...
STOCKWATCh.ID (JAKARTA) - Obligasi berwawasan lingkungan (green bond) I tahun 2023 PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) senilai Rp339,895 miliar akan ditawarkan kepada investor pada 2-3 Agustus 2023. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan pernyataan efektif untuk penerbitan obligasi berwawasan lingkungan ARKO pada 31 Juli 2023. Obligasi ARKO akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 09 Agustus 2023. Menurut Direksi ARKO dalam tambahan prospektus penawaran umum obligasi yang diumumkan, Selasa (1/8/2023), obligasi tersebut terdiri atas seri A senilai Rp318,06 miliar dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi dan bunga 9,50% per tahun, dan Seri B Rp21,84 miliar dengan bunga 10% per tahun dan tenor lima tahun. Dana yang diperoleh dari hasil penawaran green bond ini akan digunakan sebesar Rp92 miliar untuk pembayaran sebagian pokok utang kepada PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Kemudian sebesar Rp100 miliar untuk membayar sebagian pokok utang kepada PT United Tractors Tbk.
Sebesar Rp121,50 miliar akan dipinjamkan kepada anak usaha, yaitu PT Arkora Sulawesi Selatan (ASS). Sisanya Rp26,39 miliar untuk modal kerja Perseroan. Dalam rangka penerbitan green bond, Perseroan telah memperoleh peringkat idA (pg) (single A partial guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Manajemen ARKO telah menunjuk PT BNI Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi berwawasan lingkungan.
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...