Ditopang Saham BREN dan AMMN, IHSG Naik Tipis 0,04% di 7.083,284
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Selasa (07/1/2025) ditutup di level 7.083,284, menguat 2,809 poin, atau naik tipis 0,04% dari penutupan Senin (06/1/...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Selasa (07/1/2025) ditutup di level 7.083,284, menguat 2,809 poin, atau naik tipis 0,04% dari penutupan Senin (06/1/2025) di posisi 7.080,474.
IHSG naik tipis dipicu oleh menguatnya harga sejumlah saham. Hari ini harga saham 242 emiten ditutup naik dari 802 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Selasa (07/1/2025). IHSG sempat naik ke posisi tertinggi harian di 7.103,185 dan terendah di 7.029,512.
Emiten yang harga sahamnya ditutup naik, antara lain, saham BREN dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp1.411,44 triliun, naik 7,65% jadi Rp10.050 per saham. AMMN berkapitalisasi pasar Rp630,91 triliun, naik 4,82% jadi Rp8.700 per unit, dan PANI dengan kapitalisasi pasar Rp290,40 triliun, naik 3,46% ke harga Rp17.200 per saham.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah