Harga Saham Sentuh ARB, Bos MENN Bicara Soal Fundamental yang Kuat hingga Rencana Ekspansi ke ASEAN!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Saham PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) resmi tercatat dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Selasa (18/4/2023). MENN menjadi emiten ke-33 tah...
Ia lantas menjelaskan terkait rencana Perseroan untuk ekspansi bisnis ke pasar di wilayah Asia Tenggara pada tahun depan. Ada dua negara yang di sasar, yakni Malaysia dan Filipina. Ia mengaku telah melakukan penjajakan terhadap calon mitra MENN di kedua negara tersebut.
โKita ingin ekspansi ke Asia Tenggara yang lain. Sudah menjajaki dengan beberpa potensial patner,โ ujarnya.
Sembari mempersiapkan langkah memperluas pasar ke manca negara, Perseroan kata dia, terus memperkuat pasar domestik. Saat ini, MENN melayani sekitar 5000 pelanggan IoT. Dari jumlah tersebut, sekitar 70% diantaranya berada di wilayah Jawa. Adapun sisanya 30% terbagi antara Sumatera dan Indonesia Timur.
Untuk diketahui, sepanjang tahun 2022 lalu, MENN mencetak pendapatan sebesar Rp5,817 miliar. Jumlah tersebut bertumbuh 44,2% dibanding pendapatan perusahaan di tahun 2021 yang sebesar Rp4,032 miliar. Perusahaan juga mencatat laba bersih Rp1,043 miliar di tahun 2022, melesat 73% dibanding laba bersih tahun 2021 yang sebesar Rp0,6 miliar.
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...