spot_img

Idul Adha Berpotensi Long Weekend, Bos BEI Tegaskan Status Trading Hari Jumat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Para pelaku pasar modal tidak perlu bingung mengenai jadwal perdagangan saat momen Idul Adha 1447 Hijriah mendatang. Meski terdapat potensi libur panjang hingga enam hari bagi masyarakat umum, Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan aktivitas pasar tetap berjalan normal pada hari Jumat.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Pemerintah juga telah menetapkan cuti bersama pada Kamis, 28 Mei 2026. Hal ini membuat hari Jumat, 29 Mei 2026, menjadi “hari kejepit” sebelum memasuki akhir pekan.

Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menegaskan posisi bursa terkait operasional perdagangan di hari tersebut. Jeffrey menyatakan bahwa bursa akan tetap dibuka untuk melayani para investor.

“Kalender bursa kan sudah disampaikan jauh-jauh hari, ya. Hari Jumat itu adalah hari bursa.”

Kepastian ini merujuk pada Kalender Libur Bursa Tahun 2026 yang telah diterbitkan sebelumnya. Sepanjang Mei 2026, bursa tercatat memiliki banyak hari libur nasional dan cuti bersama. Hal ini membuat jumlah hari perdagangan di bulan tersebut hanya sebanyak 16 hari.

Berikut adalah rincian jadwal libur bursa untuk periode Mei 2026:

  • Jumat, 1 Mei 2026: Hari Buruh Internasional.
  • Kamis, 14 Mei 2026: Kenaikan Yesus Kristus.
  • Jumat, 15 Mei 2026: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus.
  • Rabu, 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 Hijriah.
  • Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Secara keseluruhan, total hari perdagangan saham sepanjang tahun 2026 adalah 239 hari. Beberapa hari besar seperti Idul Fitri (21-22 Maret), Paskah (5 April), dan Hari Raya Waisak (31 Mei) tidak dimasukkan dalam daftar libur bursa. Hal ini dikarenakan hari raya tersebut jatuh pada hari Sabtu atau Minggu.

Penetapan hari libur bursa ini tetap mengikuti kebijakan operasional kliring oleh Bank Indonesia. Jadwal juga dapat berubah sewaktu-waktu apabila pemerintah mengeluarkan pengumuman baru terkait peniadaan kegiatan kerja pada hari tertentu.

Investor diharapkan tetap memperhatikan jadwal ini dalam menyusun strategi transaksi di pasar modal. Dengan tetap dibukanya perdagangan pada Jumat, 29 Mei 2026, aliran likuiditas di pasar saham tetap terjaga meski di tengah suasana libur panjang.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kino Indonesia (KINO) Guyur Dividen Rp45 per Saham, 50,16% dari Laba 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai Kino Indonesia Tbk (KINO) tahun...

Gebrakan IRSX: Teknologi AI Folago Buka Pintu Bagi UMKM Gaet 150 Artis Nasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX)...

Direktur HEAL Hasmoro Serok 1 Juta Saham Perusahaan, Kini Kuasai 4,951%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hasmoro, Direktur PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru