spot_img

Direktur HEAL Hasmoro Serok 1 Juta Saham Perusahaan, Kini Kuasai 4,951%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Hasmoro, Direktur PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) menambah porsi kepemilikan dengan 1.000.900 lembar saham emiten pengelola rumah sakit tersebut. Adapun transaksi dilakukan Hasmoro sebanyak  empat kali  melalui BEI, yakni pada tanggal 18, 19, 20, dan 21 Mei 2026.

Mengutip laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 25 Mei 2026, Hasmoro mengakumulasi  1.000.900 lembar  saham HEAL pada kisaran harga Rp985-Rp990 per unit senilai Rp990,89 juta.

Sesuai dengan Pasal Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, saya melaporkan bahwa saya telah  memiliki saham Perusahaan Terbuka (HEAL).

Tujuan Hasmoro memborong saham HEAL adalah menambah investasi dengan status kepemilikan langsung. Pasca  transaksi ini, kepemilikan Hasmoro atas saham HEAL meningkat menjadi  760.789.789 unit atau setara 4,9511%. Sebelum transaksi,  Hasmoro menggenggam sebanyak 759.788.889 unit atau 1,45% saham.

Hingga  penutupan perdagangan sesi di Bursa Efek Indonesia,  Senin 25 Mei 2026, saham HEAL naik 0,51% menjadi  Rp980 per unit dibanding sehari sebelumnya Rp975 per unit. Selama  periode sepekan, saham HEAL turun sebesar 2,5%.

Jika dibandingkan antara harga HEAL  pada tanggal 23 April 2026 sebesar Rp1.185  per unit terhadap penutupan kemarin, maka harga saham perusahaan pengelola rumah sakit swasta telah merosot  sebesar 15,61%.

HEAL mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp101,26miliar pada kuartal I 2026, turun 18,81% jika dibandingkan Rp124,72 miliar pada kuartal I 2025. Penurunan laba Perseroan disebabkan antara lain oleh peningkatan beban usaha di kuartal I 2026. Kendati  laba turun, pendapatan emiten pengelola rumah sakit ini berhasil  naik 5,36% menjadi Rp1,78 triliun pada kuartal I 2025, dari Rp1,69 triliun periode sama 2025. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Raffi Ahmad Buka Suara soal Kehadiran Haji Isam di IPO RANS, Sebut Jadi Mentor dan Pemegang Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -. Kehadiran pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi...

PGEO Mulai Tajak Sumur Perdana PLTP Lumut Balai Unit 3, Tambah Pasokan Listrik Hijau 55 MW

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Pertamina Geothermal Energy Tbk ((PGEO) terus mengoptimalkan...

IHSG Sesi I Naik Tipis 0,10%, 405 Saham Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru