IHSG Berpotensi Tertekan Terbatas, Ini Daftar Saham Rekomendasi Yugen Sekuritas!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berada dalam pola sideways dan diprediksi akan mengalami tekanan terbatas pada perdagangan Kamis (26/...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berada dalam pola sideways dan diprediksi akan mengalami tekanan terbatas pada perdagangan Kamis (26/1/2023).
William Surya Wijaya, CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran 6.714 - 6.921 poin.
Menurut William, risiko koreksi wajar ini antara lain disebabkan oleh masih tercatatnya capital outflow secara year to date (ytd). Ia mengingatkan agar para investor tetap harus mewaspadai hal ini.
William mengemukakan, pergerakan IHSG juga akan diwarnai oleh masa-masa rilisnya laporan kinerja emiten untuk tahun buku 2022.
“Hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi,”ujarnya.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...