IHSG Sesi I Naik 0,73%, 6 Saham Ini Jadi Pengungkit
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (02/1/2025) ditutup di posisi 7.131,349, menguat 51,444 poin atau...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (02/1/2025) ditutup di posisi 7.131,349, menguat 51,444 poin atau naik 0,73%, dari penutupan Senin (30/12/2024) di posisi 7.079,905.
Naiknya IHSG siang ini dipicu oleh menguatnya harga saham 307 dari 789 emiten yang sahamnya ditransaksikan pada sesi pertama, Kamis (02/1/2025). IHSG pada sesi I Kamis ini, sempat mencapai level tertinggi di 7.137,565.
Penguatan IHSG siang ini, menurut data RTI Business, antara lain dipicu oleh naiknya harga saham BBCA sebesar 1,03% jadi Rp9.775 per saham. BBRI naik 1,72% jadi Rp4.150, BMRI naik 1,75% jadi Rp5.800, BREN naik 3,23% jadi Rp9.575, BBNI naik 2,99% jadi Rp4.480, dan ASII naik 0,82% ke harga Rp4.940 per saham.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...