STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Jumat (21/3/2025) ditutup melemah 123,494 poin atau anjlok 1,94% ke level 6.258,179, dari penutupan Kamis (20/3/2025) di posisi 6.381,674.
Anjloknya IHSG sering merosotnya harga saham 476 emiten. Sementara harga saham 135 emiten ditutup naik, dan 187 emiten tidak mengalami perubahan harga. IHSG sempat naik ke posisi tertinggi harian di 6.426,165 dan terendah di 6.218,601.
Menurut data RTI Business, harga saham BBCA tergerus 5,67% jadi Rp7.900 per saham. DCII tertekan 8,82% jadi Rp152.025, BMRI turun 4,55% jadi Rp4.410, BBNI turun 7,60% jadi Rp3.770, TLKM turun 3,35% jadi Rp2.310, dan UNVR turun 0,77% ke harga Rp1.295 per saham.
Sedangkan harga saham BREN naik 6,70% jadi Rp5.975 per saham. BRPT naik 3,70% jadi Rp700, CUAN naik 0,37% jadi Rp6.750, TPIA naik 2,84% jadi Rp7.250, ASII naik 2,76% jadi Rp4.840, dan UNTR naik 1,10% ke harga Rp22.875 per saham.
Total volume saham yang berpindahtangan pada Jumat (21/3/2025) ini mencapai 21,669 miliar saham senilai Rp21,697 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.272.059 kali. Nilai transaksi ini naik signifikan dibandingkan Rp11,311 triliun Kamis (20/3/2025).
Adapun kapitalisasi pasar pada Jumat (21/3/2025) ini tercatat sebesar Rp10.848.822 triliun, turun dari Rp11.029.249 triliun, Kamis (20/3/2025).
Sementara itu, indeks bursa Asia pada Jumat (21/3/2025) juga ditutup melemah. Indeks Nikkei 225 dan Hang Seng turun masing-masing 0,20% dan 2,19%. Kemudian indeks Shanghai dan Straits Times juga turun masing-masing 1,29% dan 0,10%.