spot_img

Juli 2026, Chandra Asri (TPIA) Rilis Obligasi Rp2,250 Triliun, Bunga Tertinggi 10% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)  berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V TPIA Tahap III Tahun 2026 senilai Rp2,250 triliun. Masa penawaran umum obligasi pada 6-9 Juli 2026. Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik dilakukan pada 10  dan 14 Juli  2026.  Pencatatan obligasi  TPIA di Bursa Efek Indonesia pada 15 Juli 2026.

Berdasarkan prospektus rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan kepada investor, Selasa 23 Juni 2026, manajemen mengemukakan bahwa obligasi TPIA tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V dengan target dana Rp6 triliun.

Obligasi tersebut terdiri atas Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp1,318 triliun berjangka waktu 370 hari dan bunga tetap 8,50% per tahun, seri B senilai Rp532,195 miliar dengan tenor tiga tahun dan Tingkat bunga tetap 9% per tahun, seri C sebesar Rp177,525 miliar dengan jangka waktu lima tahun dan bunga tetap 9,50% per tahun, serta seri D senilai Rp221,825 miliar memiliki tenor tujuh tahun dan bunga tetap 10% per tahun.

Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi adalah tanggal 24 Juli 2027  untuk obligasi seri A,  tanggal 14 Juli 2029 untuk obligasi seri B, tanggal 14 Juli 2031 untuk obligasi seri C, dan 14 Juli 2033 untuk obligasi seri D.

Dana bersih yang diperoleh Perseroan dari hasil Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja termasuk diantaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang pelaksanaannya akan digunakan oleh Perseroan.

Bertindak sebagai Penjamin pelaksana emisi Obligasi Berkelanjutan V TPIA Tahap III Tahun 2026 adalah PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas,  PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta PT Bank Tabungan Negara  Tbk (BBTN) sebagai wali amanat obligasi.

Dari sisi keuangan, hingga Maret 2026, Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat pendapatan sebesar US$2,403 miliar dan laba bersih US$205,085 juta. Total asset Perseroan per 31 Maret 2026 sebesar US$1,875 miliar. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas TPIA, masing-masing sebesar US$7,651 miliar dan US$4,856 miliar per 31 Maret 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Waskita Karya (WSKT) Garap Jalan Tol Yogyakarta Bawen Seksi 3 Senilai Rp2,1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Waskita Karya Tbk (WSKT) kembali dipercaya...

Lontar Papyrus Pulp & Paper Rilis Obligasi dan Sukuk Rp2 Triliun, Intip Pengguaannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Mulai hari ini, Selasa 23 Juni 2026...

BUVA Kucurkan Pinjaman Afiliasi untuk Anak Usaha, PT Bukit Bali Permai

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru