Asing Tambah Kepemilikan di WIFI, PT Investasi Sukses Bersama Masih Pengendali Utama
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengumumkan laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode Januari 2026. Data terbaru menunjukkan adanya sedikit pergeseran kompo...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengumumkan laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode Januari 2026. Data terbaru menunjukkan adanya sedikit pergeseran komposisi kepemilikan antara pemodal asing dan lokal.
Pemodal asing terpantau menambah koleksi saham mereka di emiten ini. Jumlah saham yang digenggam asing naik sebanyak 2.988.557 lembar. Kenaikan ini membuat porsi kepemilikan asing menjadi 289.541.654 saham atau setara 5,454%.
Sebaliknya, porsi kepemilikan pemodal lokal mengalami penurunan dengan jumlah yang sama. Saat ini, investor lokal menguasai 5.019.007.361 saham. Angka tersebut mencakup 94,546% dari total seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
Laporan dari PT Ficomindo Buana Registrar selaku Biro Administrasi Efek (BAE) mencatat total saham disetor WIFI mencapai 5.308.549.015 lembar. Jumlah pemegang saham secara keseluruhan tercatat sebanyak 67.556 investor.
Daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5% masih didominasi oleh dua pihak utama. PT Investasi Sukses Bersama bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 2.889.087.404 saham atau 54,423%.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah