BCA Rombak Manajemen: Hendra Lembong Jadi Bos Baru Gantikan Jahja Setiaatmadja
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merombak susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Keputusan ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digel...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merombak susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Keputusan ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Rabu (12/3/2025).
Djohan Emir Setijoso mengundurkan diri dari jabatan Presiden Komisaris, efektif 1 Juni 2025. Sementara itu, Jahja Setiaatmadja akan melepas jabatan sebagai Presiden Direktur setelah penggantinya resmi menjabat.
Jahja Setiaatmadja kemudian ditunjuk sebagai Presiden Komisaris BCA. Penunjukan ini akan berlaku setelah pengunduran diri Djohan Emir Setijoso efektif, serta setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebagai pengganti Jahja Setiaatmadja, BCA mengangkat Hendra Lembong sebagai Presiden Direktur. Jabatan ini akan efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK dan setelah Jahja Setiaatmadja resmi menjadi Presiden Komisaris.
Selain itu, John Kosasih ditunjuk sebagai Wakil Presiden Direktur BCA. Pengangkatannya juga bergantung pada persetujuan OJK serta efektivitas jabatan Presiden Direktur yang baru.
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...