BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Emiten Ini Gara-Gara Naik Terlalu Kencang!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) pada Selasa, 20 Mei 2025. Keputusan ini diambil karena h...
Bacakan Artikel
Pada penutupan perdagangan Senin, 19 Mei 2025, harga saham TGUK naik Rp7 atau 6,73% ke level Rp111 per saham. Saham ini sempat menyentuh harga tertinggi harian di Rp115 dan terendahnya di Rp99. Harga pembukaannya berada di level Rp104 per saham.
Volume transaksi hari itu mencapai 39,69 juta saham dengan nilai transaksi Rp4,23 miliar. Saham TGUK diperdagangkan sebanyak 2.504 kali.
Nilai kapitalisasi pasar TGUK tercatat sebesar Rp396,43 miliar. Dalam 52 minggu terakhir, harga tertinggi saham ini ada di Rp115 dan harga terendahnya di Rp50.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...