BTN Salurkan Rp52 Triliun KPR ke Sektor Informal
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN terus menunjukkan komitmennya sebagai bank yang peduli terhadap sektor informal dalam mewujudkan impian memiliki rumah....
Nixon menegaskan perlunya mengubah asumsi bahwa sektor informal memiliki risiko tinggi sehingga sulit untuk mendapatkan KPR. Dia menyatakan bahwa sektor perumahan, khususnya pada segmen perumahan sederhana, memberikan dampak multiplier yang signifikan. Ada sekitar 185 sub-sektor pendukung perumahan yang turut berkontribusi dalam ekosistem pengembangan perumahan. โKemudian rumah sederhana juga memakai 90% produk lokal untuk membangun satu unit rumah,โ katanya.
Dari sisi tenaga kerja, lanjut dia, sektor perumahan juga memberikan peluang untuk mengembangkan lapangan kerja di Indonesia. Ini karena rata-rata setiap 1 rumah membutuhkan 5 tenaga kerja. โArtinya kalau ada 100.000 unit rumah yang dibangun maka diperlukan tenaga kerja sebanyak 500.000 orang.," tambahnya.
Melalui upaya ini, BTN tidak hanya membantu masyarakat sektor informal memiliki rumah layak huni, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sektor perumahan.
- 1
- 2
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...