Harga Saham Emiten Ini Melonjak, BEI Minta Investor Hati-hati
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terjadi peningkatan harga saham PT Puri Sentul Permai Tbk. (KDTN) yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA). Kepala Divis...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terjadi peningkatan harga saham PT Puri Sentul Permai Tbk. (KDTN) yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan di bidang Pasar Modal. โDalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Puri Sentul Permai Tbk. (KDTN) yang di luar kebiasaan,โ jelasnya, melalui keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (11/11/2025).
Informasi terakhir mengenai KDTN dirilis pada 4 November 2025 melalui website resmi BEI terkait Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek. BEI kini tengah mencermati pola transaksi saham ini untuk memastikan pergerakan harga berjalan wajar.
Yulianto menyarankan investor memperhatikan beberapa hal sebelum mengambil keputusan. Pertama, menelaah jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi BEI. Kedua, memantau kinerja perusahaan dan keterbukaan informasi yang disampaikan.
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...