Pendapatan Tembus Rp1 Triliun, Laba Bersih FORE Tumbuh 34,4% Jadi Rp56,49 Miliar di Semester I 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp56,49 miliar pada semester I 2026. Perolehan ini naik 34,4% dibandingkan laba bersih periode yang...
Manajemen FORE juga melaporkan beban operasional sebesar Rp539,81 miliar. Biaya ini terdiri dari beban penjualan Rp446,98 miliar serta beban umum dan administrasi Rp92,83 miliar. Selain itu, perusahaan mencatat beban keuangan sebesar Rp9,16 miliar.
Laporan ini ditandatangani oleh manajemen puncak perusahaan. "Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian interim PT Fore Kopi Indonesia Tbk dan Entitas Anak," tulis Vico Lomar, Direktur Utama FORE dalam surat pernyataan direksi, dikutip Senin (20//7/2026).
Vico menjelaskan laporan ini disusun sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Hal senada juga disampaikan oleh Tjhong Pie Chen, Direktur Keuangan perusahaan. Tjhong memastikan seluruh informasi telah dimuat secara lengkap dan benar.
Dari sisi neraca, kekuatan keuangan perusahaan terlihat stabil. Total aset FORE per 30 Juni 2026 mencapai Rp1,26 triliun. Jumlah ini meningkat dari posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp1,16 triliun.
Peningkatan aset terutama didorong oleh kenaikan aset tetap neto menjadi Rp362,38 miliar. Selain itu, aset hak-guna neto juga naik menjadi Rp371,06 miliar.
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...