Sebanyak 33 Analis Beri Rekomendasi "Buy" Saham BNI. Ini Alasannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pada enam bulan pertama tahun ini fokus menjalankan strategi pertumbuhan yang prudent berorientasi pada profitabilitas jangka...
Pandangan positif terhadap BBNI juga datang dari analis RHB Sekuritas Indonesia, David Chong.
Menurut dia, BNI menunjukkan prospek kinerja yang lebih baik memasuki semester kedua 2023. Tren tersebut terlihat dari perbaikan sejumlah indikator perseroan pada kuartal kedua, dibandingkan dengan kuartal pertama 2023.
Peningkatan outlook perseroan didukung faktor ekspektasi penyerapan belanja pemerintah lebih tinggi menjelang pelaksanaan pemilu dan ekspektasi pertumbuhan konsumsi masyarakat pada paruh kedua. Begitu juga dengan proyeksi biaya kredit di bawah 1,5% ikut memberikan sentimen positif.
Hal ini mendorong RHB Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp11.700 per saham.
Target tersebut merefleksikan estimasi kenaikan laba bersih menjadi Rp23,64 triliun pada 2023 dan kembali diproyeksikan meningkat menjadi Rp26,01 triliun pada 2024.
Lebih lanjut dari proyeksi optimis para analis tersebut, BNI juga tetap layak terus menjadi koleksi investasi karena dari sisi valuasi, rasio Price to Book Value (PBV) BNI masih di kisaran 1,2 kali, sangat atraktif bila dibandingkan emiten besar lainnya, serta masih di bawah rata-rata PBV BNI dalam 10 tahun terakhir yang mencapai 1,4 kali, sehingga bisa dibilang saat ini saham BNI undervalued.
Selain itu, dengan asumsi dividend payout ratio 40% sama seperti tahun 2022, BBNI berpotensi menghasilkan dividend yield 5% sampai 6% bagi investor tahun 2023 ini.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...