RSM Internasional Raih Pendapatan Rp161 Triliun di Tahun 2024, Simak Penjelasannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - RSM Internasional, penyedia jasa assurance, tax dan consulting terkemuka di dunia, membukukan pendapatan US$10 miliar atau setara Rp161 triliun pada tahun 2024, tumbuh 6% dar...
Adapun Asia Pasifik melanjutkan trajektori pertumbuhan yang kuat, mencapai pendapatan sebesar US$1,1 miliar yang dihasilkan dari pertumbuhan sebesar 7%.
Amir Abadi Jusuf, Chief Executive Partner RSM Indonesia, anggota dari RSM Internasional yang telah hadir selama hampir 40 tahun di Indonesia, dalam keterangan, Rabu (05/2/2025),ย menyampaikan bahwa pencapaian RSM secara global mencerminkan kepercayaan yang diberikan oleh klien terhadap layanan RSM, serta komitmen RSM dalam mendukung pertumbuhan bisnis.
Menurut Amir, dengan pertumbuhan signifikan di berbagai wilayah, termasuk Asia Pasifik, RSM Intrernasional terus menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung transformasi bisnis melalui solusi yang inovatif.
Di Indonesia, jelas Amir, RSM terus memperkuat kapabilitas kami dalam layanan assurance, pajak, dan konsultasi, sejalan dengan strategi global RSM yang berfokus pada inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi lintas wilayah. Hasil tahun ini menunjukkan, klien dan anggota kami bertahan di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan.
โMenyongsong tahun 2025, kami berkomitmen untuk membangun fondasi yang kokoh melalui pengembangan pengalaman RSM untuk memungkinkan klien dan personil kami memberikan nilai dan mengelola perubahan,โ ujarnya.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...