RSM Internasional Raih Pendapatan Rp161 Triliun di Tahun 2024, Simak Penjelasannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - RSM Internasional, penyedia jasa assurance, tax dan consulting terkemuka di dunia, membukukan pendapatan US$10 miliar atau setara Rp161 triliun pada tahun 2024, tumbuh 6% dar...
Sekedar informasi, RSM International adalah salah satu penyedia jasa profesional terkemuka di dunia dalam bidang audit, perpajakan, dan konsultasi. RSM melayani klien yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dan global, dan fokus pada pengembangan profesional dan layanan untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dalam lanskap bisnis yang selalu berubah.
Tujuan RSM adalah menanamkan kepercayaan dalam dunia yang penuh perubahan, memberdayakan klien dan karyawan mewujudkan potensi mereka. RSM International adalah jaringan global kantor akuntan, pajak, dan konsultan dengan lebih dari 900 kantor di 120 negara, serta didukung 65.000 profesional.
RSM Indonesia adalah anggota dari RSM International yang didirikan tahun 1985 oleh Amir Abadi Jusuf sebagai Kantor Akuntan Publik. RSM Indonesia berkembang menjadi salah satu firma audit, pajak, dan konsultasi terkemuka di Indonesia. Pada 2025, RSM Indonesia merayakan 40 tahun warisan AAJ, kantor akuntan, pajak, dan konsultan kebanggaan nasional dengan kekuatan global. (konrad)
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...