STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp8,92 miliar (Rp5,51 per saham) pada kuartal I 2026, turun 24,02% dari Rp11,74 miliar (Rp7,25 per saham) pada kuartal I 2025.
Berdasarkan laporan keuangan per Maret 2026 yang dipublikasikan Rabu, 29 April 2026, penjualan bersih KDSI turun 11,51% menjadi Rp480,25 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp542,73 miliar pada periode sama tahun 2025.
Selama Januari-Maret 2026, penjualan lokal KDSI turun 8,35% menjadi Rp459,51 miliar, dari Rp501,42 miliar pada periode sama 2025. Sedangkan penjualan ekspor terpangkas tajam 67,7%, dari posisi Rp26,42 miliar menjadi Rp11,17 miliar.
Penurunan penjualan diikuti dengan berkurangnya beban pokok penjualan sebesar 10,99% dari Rp469,78 miliar pada kuartal I 2025, menjadi Rp418,13 miliar pada kuartal I 2026. Namun, laba kotor Perseroan justru anjlok 14,84% menjadi Rp62,12miliar pada kuartal I 2026, dibanding Rp72,95 miliar pada kuartal I 2025.
Di sisi lain, beban penjualan KDSI turun 17,38% menjadi Rp27,32 miliar, dari Rp33,08 miliar pada kuartal I 2025. Begitu juga beban umum dan administrasi ikut berkurang 18,23%, dari Rp24,46 miliar, menjadi Rp19,99 miliar di kuartal I 2026.
Akan tetapi, laba usaha KDSI turun 4,02% menjadi Rp17,79 miliar pada kuartal I 2026, dibanding Rp15,41 miliar pada kuartal I 2025. Adapun laba sebelum pajak anjlok 36,28% jadi Rp12,56 miliar, dari Rp19,72 miliar pada kuartal I 2025.
Dari sisi neraca keuangan, KDSI memiliki total aset sebesar Rp1,19 triliun per Maret 2026, turun 1,44% dari Rp1,21 triliun per Desember 2025. Jumlah liabilitas dan ekuitas emiten emiten produsen peralatan rumah tanggal ini per Maret 2026, masing-masing sebesar Rp391,95 miliar dan Rp801,33 miliar. (konrad)
