STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar US$8,96 juta (US$0,109 per saham) pada kuartal I 2026, melejit 183,78% jika dibandingkan US$2,52 juta (US$,038 per saham) pada periode sama tahun 2025.
Menurut laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang diumumkan di Jakarta, Rabu 29 April 2026, lonjakan laba WINS ditopang pendapatan bersih tumbuh 47,77% jadi US$24,735 juta pada kuartal I 2026, dari US$16,738 juta di kuartal I 2025.
Seiring pendapatan, beban langsung WINS juga naik 12,92% menjadi US$11,47 juta pada kuartal I 2026, dari US$10,15 juta pada kuartal I 2025. Namun, laba kotor Perseroan melesat 101,56% menjadi US$13,26 juta pada kuartal I 2026, dibanding US$6,58 juta pada kuartal I 2025.
Setelah dikurangi beban usaha, beban lain-lain dan beban pajak final, emiten jasa penunjang produksi minyak lepas pantai itu membukukan laba usaha sebesar US$10,09 juta pada kuartal I 2026. Jumlah ini melambung 155,64% dibanding US$3,94 juta pada kuartal I 2025.
Dari sisi neraca keuangan, WINS memiliki total aset sebesar US$284,57 juta per Maret 2026, naik 1,69% dari US$279,83 juta per Desember 2025. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas emiten jasa penunjang pengeboran lepas pantai itu per Maret 2026, masing-masing sebesar US$50,55 juta dan US$234,02 juta.
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) dimulai sebagai operator kapal tunda dan tongkang kecil pada 1970. Saat ini, perusahaan telah menjadi salah satu operator kapal laut terbesar di Indonesia, yang beroperasi di lebih dari 12 negara.
Perusahaan tersebut mendukung kegiatan hulu perusahaan minyak dan gas lepas pantai dalam eksplorasi dan pengembangan, dengan berbagai armada. Seperti kapal pemasok platform, pasokan kapal tunda penanganan jangkar, kapal tunda penanganan jangkar, kapal utilitas cepat, kapal pendaratan, tongkang dek beban berat, dan kapal tunda. (konrad)
