Laba Wismilak Inti Makmur Melejit 102,7% pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) mencatat kinerja keuangan gemilang pada awal 2026. Perseroan membukukan laba bersih Rp148,21 miliar pada periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2026. Angka ini melonjak 102,71% dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp73,11 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan interim konsolidasian yang dipublikasikan, kenaikan laba bersih tersebut mendorong laba per saham dasar perseroan naik menjadi Rp70,96. Pada periode sebelumnya, laba per saham WIIM tercatat Rp35,23.

Penjualan neto WIIM mencapai Rp1,61 triliun per Maret 2026. Realisasi ini tumbuh 18,28% dibandingkan penjualan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,36 triliun.

Pasar lokal masih menjadi motor utama pendapatan perusahaan. Penjualan Sigaret Kretek Mesin (SKM) menyumbang Rp1,12 triliun. Produk filter rokok memberikan kontribusi Rp301,40 miliar. Sigaret Kretek Tangan (SKT) menyumbang Rp182,98 miliar. Sementara itu, penjualan ekspor tercatat sebesar Rp5,39 miliar.

Seiring pertumbuhan penjualan, beban pokok penjualan perseroan juga naik menjadi Rp1,23 triliun dari posisi Maret 2025 sebesar Rp1,06 triliun. Meski demikian, laba bruto perusahaan tetap tumbuh menjadi Rp380,64 miliar.

Manajemen WIIM mencatat beban usaha sebesar Rp193,63 miliar pada kuartal I 2026. Biaya ini terdiri atas beban penjualan Rp126,83 miliar serta beban umum dan administrasi Rp66,80 miliar. Efisiensi terlihat pada beban bunga yang turun signifikan menjadi Rp3,18 miliar dari sebelumnya Rp6,47 miliar.

Kekuatan neraca perusahaan tercermin dari total aset yang tumbuh menjadi Rp3,49 triliun per 31 Maret 2026, meningkat 8,74% dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp3,21 triliun. Aset lancar mendominasi dengan nilai Rp2,74 triliun.

Total liabilitas perusahaan tercatat Rp1,12 triliun per Maret 2026, naik dari posisi akhir Desember 2025 sebesar Rp990,31 miliar. Sementara itu, total ekuitas WIIM meningkat menjadi Rp2,36 triliun dari sebelumnya Rp2,21 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Ramayana (RALS) Turun 11,28% Jadi Rp193,29 Miliar di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatat...

Raup Pendapatan Rp760 Miliar, Efisiensi Dorong Laba ASGR Terbang 47% di Awal Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mengawali...

Laba CNKO Turun 17,31% pada Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru