Indosat (ISAT) Cetak Laba Bersih Rp1,49 Triliun di Kuartal I 2026, Naik 13,74%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indosat Tbk (ISAT) mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,49 triliun (Rp46,24 per saham) pada kuartal I 2026, naik 13,74% jika dibandingkan Rp1,31  triliun  (Rp40,65 per saham) pada kuartal I 2025.

Mengutip laporan keuangan ISAT per Maret 2026 yang diumumkan, Rabu 29 April 2026, pendapatan bersih emiten jasa operator telekomunikasi beraset Rp122,10 triliun per Maret 2026 itu mencapai  Rp15,22 triliun pada Januari-Maret 2026, tumbuh 12,09% dari Rp13,57  triliun pada periode sama tahun 2025.

Penyumbang terbesar pendapatan ISAT pada kuartal I 2026 dari jasa seluler yakni sebesar Rp12,70 triliun atau sekitar 83,45% dari total pendapatan Perseroan. Adapun bisnis  multimedia, komunikasi data dan internet (MIDI)  menyumbang sebesar Rp2,31  triliun (15,14%), dan telekomunikasi tetap Rp212,83 miliar.

Seiring pendapatan, beban usaha ISAT yang meliputi beban penyelenggaraan jasa, beban penyusutan dan amortisasi, beban karyawan, beban pemasaran, serta beban umum dan administrasi naik 13,10% menjadi Rp12,20 triliun pada kuartal I 2026, dari Rp10,78 triliun pada periode sama 2025.

Di sisi lain, biaya keuangan ISAT naik 6,88%, dari Rp1,08 triliun pada Januari-Maret 2025, menjadi Rp1,16 triliun  pada periode sama 2026. Pada saat yang sama, ISAT juga mencatat penghasilan bunga Rp56,6 miliar dan keuntungan kurs Rp12,88 miliar.

Laba sebelum pajak emiten jasa operator telekomunikasi itu tumbuh 9,31% jadi Rp1,92 triliun pada kuartal I 2026, dari Rp1,76 triliun pada kuartal I 2025.

Total liabilitas ISAT per Maret 2026 sebesar Rp81,06 triliun,  naik 2,45% dari Rp79,12 triliun per Desember 2025. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp32,89 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp48,16 triliun. Sedangkan jumlah ekuitas Perseroan per Maret 2026 sebesar Rp41,03 triliun. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Oversubscribed 3,6 Kali, BBNI Kantongi USD700 Juta dari Penerbitan AT1

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk...

Laba Ramayana (RALS) Turun 11,28% Jadi Rp193,29 Miliar di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatat...

Raup Pendapatan Rp760 Miliar, Efisiensi Dorong Laba ASGR Terbang 47% di Awal Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mengawali...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru