Investor Pasar Modal Capai 26,49 Juta, Korporasi Himpun Dana Rp56,35 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Minat masyarakat berinvestasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan jumlah investor yang signifikan hingga April 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa dalam satu bulan terakhir terjadi penambahan investor baru sebanyak 1,74 juta orang.

Secara tahun berjalan (year to date/ytd), jumlah investor pasar modal tumbuh 30,06%. Total investor kini telah mencapai 26,49 juta orang.

Pasar modal juga terus menjadi sumber pendanaan utama bagi korporasi. Hingga April 2026, nilai penggalangan dana (fundraising) telah menembus Rp56,35 triliun.

“Pasar modal domestik terus menjalankan peran pentingnya sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi korporasi,” ujar Hasan.

Capaian tersebut berasal dari berbagai instrumen, yakni satu Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO), satu Penawaran Umum Terbatas (PUT), enam Penawaran Umum Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (EBUS), serta 44 Penawaran Umum Berkelanjutan EBUS.

Ke depan, aktivitas penggalangan dana diperkirakan tetap tinggi. Saat ini terdapat 71 rencana Penawaran Umum dalam pipeline dengan nilai indikatif mencapai Rp49,84 triliun.

Sementara itu, penggalangan dana melalui Securities Crowdfunding (SCF) juga menunjukkan perkembangan. Sepanjang April 2026, terdapat 24 efek baru dan tujuh penerbit baru.

Dana yang berhasil dihimpun melalui skema SCF pada periode tersebut mencapai Rp36,18 miliar. Secara kumulatif, total dana yang dikumpulkan melalui SCF telah mencapai Rp1,93 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

GOTO Jawab Permintaan BEI, Benarkan Danantara Beli Saham di Bawah 1%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia...

BEI Tanya Soal Aturan Baru Perlindungan Driver Online, Begini Respons GOTO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)...

OJK Hukum 97 Pelaku Pasar Modal Rp85 Miliar! Direksi hingga Emiten Kena

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru