spot_img

Bursa Saham Wall Street Ditutup Bervariasi

STOCKWATCH. ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street berakhir bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (2/3/2023) waktu setempat.  Bursa Saham Amerika Serikat (AS) ditutup mixed itu karena indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq tertekan peningkatan imbal hasil obligasi Negeri Paman Sam tersebut.

Mengutip Reuters, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS ditutup naik tipis 5,14 poin menjadi 32.661,84. Seballiknya dengan indeks S&P 500 lebih rendah 18,76 poin, atau sekitar 0,47% menjadi 3.951,39. Indeks Indeks komposit Nasdaq runtuh 76,06 poin, atau sekitar 0,66% menjadi 11.379,48.

Untuk diketahui, kenaikan imbal hasil obligasi AS naik dipicu oleh kecemasan para pelaku pasar terhadap peningkatan suku bunga Federal Reserve(he Fed). Imbal hasil obligasi 10 tahun pemerintah AS tercatat sebesar 4%. Sedangkan imbal hasil obligasi dua tahun sekitar 4,889% dan merupakan level tertinggi sejak 2007.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Phapros Rayakan HUT ke-72 dengan Aksi Sosial dan Program Peduli Lingkungan di Semarang

STOCKWATCH.ID (SEMARANG) – PT Phapros Tbk (PEHA) merayakan perjalanan...

Presiden Prabowo, Kekayaan Indonesia Harus Kembali untuk Rakyat, Kuncinya Pemerintahan Bersih

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah...

Presiden Prabowo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru