Tiongkok dan AS Kompak Bikin Harga Minyak Dunia Lanjutkan Penguatan!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia Kembali melejit berjamaah pada penutupan perdagangan Rabu (1/3/2023). Melesatnya harga komoditas tersebut antara lain dipicu oleh tingginya permintaan dari Tiongkok seiring pemulihan yang terjadi pada ekonomi Negeri Tirai Bambu tersebut. Di lain sisi, jumlah pasokan minyak mentah dunia cukup, seiring meningkatnya persediaan minyak mentah AS.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2023 ditutup menanjak 64 sen, atau sekitar 0,8%, menjadi US$77,69 per barel di New York Mercantile Exchange.

Adapun harga harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei 2023 meroket naik 64 sen, atau sekitar 0,8% menjadi US$77,69 per barel di London ICE Futures Exchange.

Pada Februari 2023, kegiatan manufaktur Tiongkok tercatat ekspansif bahkan tercepat dalam satu dekade terakhir. Hal ini mencuatkan harapan terhadap peningkatan permintaan minyak mentah. Indeks manajer pembelian manufaktur Tiongkok mengalami kenaikan menjadi 52,6 pada Februari dibandingka 50,1 pada Januari.

Sementara itu, persediaan minyak mentah AS pekan lalu naik 1,2 juta barel menjadi 480,2 juta barel. Angka ini merupakan level tertinggi sejak Mei 2021. Berdasarkan data pemerintah, capaian tersebut jauh lebih tinggi ketimbang ekspektasi para analis yang memprediksi kenaikan persediaan minyak mentah AS sebesar 457.000 barel. Itu adalah kenaikan mingguan ke-10 berturut-turut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harga Emas Dunia Turun Tipis, Investor Cermati Pertemuan Trump-Xi dan Konflik Timur Tengah

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak stabil pada...

Trump dan Xi Sepakat Jaga Selat Hormuz, Harga Minyak Bertahan di Atas USD 100

STOCKWATCH.ID (Houston) – Harga minyak dunia bergerak stabil di...

Inflasi Memanas dan Ekspektasi Suku Bunga Berubah, Harga Emas Dunia Turun

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia merosot pada perdagangan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru