Ketidakpastian Global Meningkat, Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed Kian Kecil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Andry Asmoro, Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memperkirakan peluang penurunan (pemangkasan) suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) semakin kecil hingga akhir tahun 2026 di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat perang antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran serta tekanan inflasi.

Secara umum, situasi ekonomi global dan domestik saat ini sedang tidak menentu. Hal ini sebetulnya sudah dimulai pada tahun 2025. Ini dimulai dengan pengenaan tarif meski sudah ditolak oleh Mahkama Agung (MA) AS.

Memasuki tahun 2026, tekanan ekonomi semakin terasa. Adanya perang di Timur Tengah dan gangguan di Selat Hormuz membuat konsisi ekonomi tidak pasti. “Suku bunga acuan The Fed kemungkinan tidak akan turun hingga akhir tahun ini. Risiko geopolitik dan ekonomi global perlu diantisipasi dan mampu mengelola peluang,” katanya dalam Mandiri Macro & Market Brief Q2-2026, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Andry mengemukakan, sebelumnya pasar sempat berharap tren penurunan suku bunga akan berlanjut setelah The Fed mulai lebih longgar pada 2025. Namun kondisi global yang kembali memanas membuat ekspektasi tersebut berubah.

Andry menjelaskan pada 2024 pasar sempat menghadapi era “higher for longer” ketika suku bunga tinggi dipertahankan lebih lama. Memasuki 2025, ekspektasi kemudian berubah menjadi harapan penurunan suku bunga secara agresif.

Akan tetapi, konflik geopolitik yang terus berlangsung serta tekanan inflasi membuat peluang penurunan suku bunga pada 2026 semakin terbatas. Andry menuturkan kondisi global saat ini menjadi salah satu skenario ekonomi paling kompleks yang pernah dihadapi.

Selain perang Iran dan Amerika Serikat, dunia juga masih dibayangi perlambatan ekonomi global dan dampak kebijakan tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump. “Ekspektasinya adalah kemungkinan sangat kecil bahwa suku bunga acuan akan dipangkas oleh The Fed,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank Mandiri Ungkap Faktor Penopang Ekonomi Indonesia di Tengah Tekanan Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat...

Survei Konsumen April 2026, Keyakinan Konsumen di Level Optimis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa Survei...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru