spot_img

Direktur CYBR Serok 2,4 Juta Lembar Saham Perusahaan Sendiri, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Patrick Rudolf Dannacher, Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) menambah porsi kepemilikan saham di perusahaan jasa keamanan siber tersebut. Hal itu dilakukan dengan memborong sebanyak 2.400.300 lembar pada tanggal 18 dan 20  Mei 2026.

Transaksi saham CYBR dilakukan Rudolf sebanyak 12 kali. Rinciannya sebagai berikut, 5 kali transaksi dilakukan  pada tanggal 18 Mei 2026 dengan jumlah pembelian sebanyak 849.000 lembar pada rentang harga Rp595-Rp645 per unit.

Sementara 7 kali transaksi  berlangsung pada tanggal 20 Mei 2026. Jumlah saham yang dibeli Rudolf pada tanggal tersebut sebanyak 1.550.800 lembar. Pembelian saham CYBR pada tanggal 20 Mei 2026 di kisaran Rp590-Rp620 per lembar.  Sehingga total nilai transaksi saham CYBR tersebut mencapai Rp1,5 miliar.

Seperti dikutip dari laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 22 Mei 2026, tujuan Patrick Rudolf membeli saham CYBR  adalah menambah investasi dengan status kepemilikan langsung.

Pasca  pembelian  tersebut, kepemilikan Patrick Rudolf Dannacher atas saham CYBR  meningkat menjadi  237.031.022 unit atau setara 3,521%. Adapun sebelum transaksi,  kepemilikan Patrick Rudolf 234.630.722 unit atau 2,19% saham.

Kinerja keuangan CYBR cenderung memburuk pada Januari-Maret 2026. CYBR menderita kerugian bersih sebesar Rp15,54 miliar pada kuartal I 2026. Padahal, di periode yang sama 2025, Perseroan mencatat laba bersih Rp34,96 miliar. Kerugian Perseroan disebabkan oleh pendapatan bersih yang anjlok 36,38% jadi Rp86,13 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp135,39 miliar pada periode sama 2025.

Pada perdagangan  di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Jumat 22 Mei 2026, saham CYBR  tercatat di Rp600 per unit, naik sebesar 0,84%, dibanding sehari sebelumnya di Rp595 per unit. Selama sepekan, harga saham emiten di bidang jasa keamanan siber tersebut telah turun sebesar 5,51%, dari posisi Rp635 per saham menjadi Rp600 per saham pada tanggal 22 Mei 2026.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

DPK Tumbuh 11%, Simpanan Valas Naik Signifikan, OJK Sebut Fundamental Bank Nasional Tetap Tangguh

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati...

Komisaris Utama PYFA Robby Yulianto Mundur, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan,...

RUPS Sinar Mas Agro (SMAR) Sepakati Dividen Tunai Rp270 per Saham dan Penggabungan Usaha

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru