spot_img

Pasar Saham Asia Cenderung Datar, Singapura dan Selandia Baru Tetap Melaju

STOCKWATCH.ID (SINGAPURA) Sebagian besar bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak mendatar pada penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026). Mayoritas indeks utama di wilayah ini tidak menunjukkan perubahan posisi dibandingkan hari sebelumnya.

Mengutip CNBC, hanya beberapa bursa yang berhasil parkir di zona hijau. Indeks Straits Times (STI) Singapura menjadi salah satu yang menguat. STI naik 10,25 poin atau 0,2% ke level 5.215,99.

Indeks NZX 50 Selandia Baru juga mencatatkan kenaikan. Indeks ini bertambah 28,57 poin atau menguat 0,21% menjadi 13.429,23. Pergerakan ini menjadi salah satu kenaikan tertinggi di antara indeks lainnya yang bergerak aktif pada hari ini.

Indeks SGX-CNBC China Growth turut mengalami peningkatan tipis. Indeks tersebut naik 0,357 poin atau setara 0,02% ke posisi 1.563,01.

Selebihnya, banyak bursa saham utama Asia yang tidak mengalami perubahan harga atau stagnan (UNCH). Indeks Nikkei di Jepang bertahan di posisi 69.174,97. Indeks Hang Seng (HSI) di Hong Kong tetap berada pada level 23.412,18. Indeks Nifty 50 India juga tidak bergerak dari angka 24.021,65.

Kondisi serupa terjadi di pasar saham Taiwan yang menetap di level 46.043,6. Indeks bursa Malaysia juga jalan di tempat pada posisi 1.682,13. Di Australia, indeks ASX 200 tidak beranjak dari level 8.808,4.

Pasar saham China daratan juga terpantau sepi pergerakan. Indeks Shanghai berada di level 4.110,813. Sementara itu, indeks Shenzhen tertahan di posisi 16.051,319.

Indeks Kospi Korea Selatan bertahan di level 8.471,02. Terakhir, indeks SETI Thailand ditutup stagnan pada posisi 1.548,22. Tidak ada sentimen besar yang menggerakkan mayoritas pasar saham Asia pada sesi perdagangan kali ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IPO Korea Selatan Anjlok, Reformasi Tata Kelola dan Konglomerasi Jadi Penyebab

STOCKWATCH.ID (SEOUL) - Aktivitas penawaran umum perdana saham (IPO) di...

Aksi Jual Saham Chip Berlanjut, Nasdaq Tergelincir Saat Dow Jones Melaju

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Jerman Batal Bangun Kapal Perang, Saham Rheinmetall Anjlok 18% Saat Bursa Eropa Variatif

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup bervariasi pada...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru