spot_img

Jadwal Stock Split MLPT 1:25, Saham Nominal Baru Rp4 Berlaku 21 Juli

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) akan melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25.  Melalui aksi korporasi ini, nilai nominal saham Perseroan berubah dari Rp100 per saham menjadi Rp4 per saham.

Rencana stock split tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 29 Juni 2026. Pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan terkait aksi korporasi tersebut.

Perseroan menjelaskan, pelaksanaan stock split dilakukan dengan skema satu saham lama menjadi 25 saham baru atau rasio 1:25. Dengan demikian, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 1,875 miliar saham menjadi 46,875 miliar saham. Sementara nilai modal ditempatkan dan disetor tetap sebesar Rp187,5 miliar.

Perseroan juga telah memperoleh persetujuan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atas pencatatan saham hasil stock split tersebut. Persetujuan diberikan melalui surat BEI Nomor S-08206/BEI.PP2/07-2026 tertanggal 10 Juli 2026 dan diterima Perseroan pada 13 Juli 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi, modal dasar MLPT setelah stock split menjadi 150 miliar saham dengan nilai nominal keseluruhan tetap Rp600 miliar. Adapun jumlah saham dalam portepel meningkat menjadi 103,125 miliar saham dari sebelumnya 4,125 miliar saham. Tidak terdapat saham pecahan akibat pelaksanaan stock split ini.

Corporate Secretary Officer PT Multipolar Technology Tbk, Wiriawaty Chandra, menyampaikan Perseroan telah menetapkan jadwal pelaksanaan stock split yang efektif mulai 21 Juli 2026.

“Perseroan menyampaikan rencana Pemecahan Nilai Nominal Saham (Stock Split) sesuai dengan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tanggal 29 Juni 2026,” tulis Wiriawaty dalam keterbukaan informasi, Rabu (15/7/2026).

Adapun jadwal pelaksanaan stock split MLPT adalah sebagai berikut:

  • Keterbukaan informasi dan pengumuman jadwal: 15 Juli 2026.
  • Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi: 21 Juli 2026.
  • Recording date: 22 Juli 2026.
  • Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai: 23 Juli 2026.

Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), distribusi saham hasil stock split akan dilakukan melalui subrekening efek pada 23 Juli 2026 berdasarkan daftar pemegang saham per 22 Juli 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Winanto Mundur dari Kursi Direktur Resource Alam Indonesia (KKGI), Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI)...

Waspada Ekonomi Melambat Meski Peringkat S&P Stabil, Mirae Asset Jagokan BBCA, EXCL, JPFA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai...

Pengendali SURI Tambah Investasi, Kepemilikan Saham Naik Jadi 85,50%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Hansen Jap, pemegang saham pengendali PT Maja...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru