spot_img

BRI Perluas QRIS Cross Border, Merchant Kini Bisa Terima Pembayaran Alipay dan UnionPay

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus memperkuat ekosistem pembayaran digital lintas negara. Terbaru, merchant BRI kini sudah dapat menerima pembayaran dari pengguna Alipay dan UnionPay melalui layanan QRIS EDC BRI.

Langkah ini menjadi strategi BRI untuk memperluas layanan pembayaran digital sekaligus mendukung pelaku usaha menjangkau pelanggan internasional, terutama wisatawan mancanegara dan pelaku bisnis global yang menggunakan Alipay dan UnionPay sebagai metode pembayaran utama.

Saat ini, implementasi QRIS cross border Bank Indonesia (BI) telah terkoneksi di enam negara. Negara tersebut meliputi Thailand, Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, dan China.

QRIS BRI sendiri merupakan layanan penerimaan pembayaran berbasis kode QR yang terintegrasi langsung dengan perangkat EDC BRI. Dalam setiap transaksi, sistem akan menghasilkan kode QR unik secara real-time sehingga proses pembayaran menjadi lebih akurat, efisien, dan aman bagi merchant.

Direktur Network dan Retail Funding PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Aquarius Rudianto mengatakan, inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan berdaya saing global.

“Akses terhadap metode pembayaran internasional menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha, khususnya di sektor yang memiliki interaksi dengan pelanggan mancanegara. Melalui inovasi ini, BRI memberikan solusi yang memudahkan merchant dalam menerima pembayaran lintas negara secara praktis, aman, dan real-time,” ujar Aquarius dikutip Rabu (27/5/2026) WIB.

Menurut Aquarius, kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis merchant sekaligus mendukung peningkatan transaksi di sektor pariwisata dan perdagangan.

Dengan layanan ini, merchant dapat menerima pembayaran lintas negara secara lebih lancar atau seamless. Pelanggan hanya perlu memindai kode QR menggunakan aplikasi Alipay maupun UnionPay. Selanjutnya, sistem akan memverifikasi pembayaran secara otomatis dalam hitungan detik.

BRI menilai meningkatnya mobilitas global dan pertumbuhan sektor pariwisata membuka peluang besar bagi merchant yang telah terhubung dengan Alipay dan UnionPay. Merchant juga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa batasan metode pembayaran sehingga berpotensi meningkatkan volume transaksi.

Dari sisi keamanan, QRIS memberikan perlindungan tambahan karena setiap kode hanya berlaku untuk satu transaksi. Sistem tersebut membantu meminimalkan risiko duplikasi maupun penyalahgunaan transaksi.

Selain itu, proses transaksi real-time memungkinkan merchant segera memverifikasi pembayaran dan melanjutkan layanan kepada pelanggan tanpa hambatan. Seluruh transaksi juga diproses melalui jaringan BRI sehingga penerimaan dana menjadi lebih efisien dan terpercaya.

BRI juga menyediakan layanan bantuan selama 24 jam setiap hari guna membantu merchant menangani kendala transaksi secara cepat dan responsif di lokasi usaha.

Untuk menerima pembayaran dari pengguna Alipay dan UnionPay, merchant cukup memilih menu Generate QR pada perangkat EDC BRI, memasukkan nominal transaksi, lalu sistem akan menghasilkan kode QR secara otomatis untuk dipindai pelanggan. Setelah transaksi diverifikasi secara real-time, merchant akan menerima notifikasi dan EDC BRI mencetak struk pembayaran.

BRI menilai implementasi QRIS cross border Indonesia-China menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas sistem pembayaran regional yang lebih efisien dan inklusif. Inisiatif tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia (BI), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), industri perbankan, dan penyedia jasa pembayaran nasional.

Melalui implementasi tersebut, masyarakat Indonesia maupun wisatawan asal China kini dapat melakukan transaksi pembayaran menggunakan aplikasi pembayaran domestik masing-masing tanpa perlu menukarkan uang tunai. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital payment, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM, sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi lintas negara.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PACK Gelontorkan Pinjaman Rp1,34 Triliun ke Dua Anak Usaha, Ada Misi Besar di Baliknya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk...

BEI Catat Obligasi BUMI Tahap V Senilai Rp1,84 Triliun, Kupon Tertinggi 9,05%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan...

Elnusa Pertahankan Rating idAA+ dari PEFINDO, Perkuat Kepercayaan Pasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Elnusa Tbk (( ELSA), perusahaan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru