spot_img

Bursa Saham Asia Reli Usai Trump Beri Sinyal Positif soal Iran, Nikkei 225 Tembus Rekor 65.000

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik kompak menguat pada penutupan perdagangan Senin (25/5/2026). Investor menyambut positif kabar potensi pembukaan kembali Selat Hormuz. Kabar ini mendorong penurunan harga minyak dan mengangkat sentimen pasar secara keseluruhan.

Mengutip CNBC International, Justina Lee melaporkan indeks Nikkei 225 Jepang mencetak sejarah baru. Indeks ini berhasil menembus level 65.000 untuk pertama kalinya. Penguatan terjadi di tengah volume perdagangan yang cenderung tipis karena hari libur.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan sinyal kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran. Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengungkapkan proses negosiasi berjalan baik. Kabar ini menjadi faktor utama yang meredakan ketegangan di pasar energi.

Trump menyatakan negosiasi dengan Iran sedang “berjalan dengan tertib dan konstruktif.” Ia juga telah menginstruksikan para perwakilannya “agar tidak terburu-buru dalam mencapai kesepakatan karena waktu berada di pihak mereka.”

Harga minyak dunia langsung bereaksi dengan penurunan lebih dari 5%. Sebelumnya, harga sempat melonjak akibat blokade pelabuhan Iran. Penutupan Selat Hormuz oleh Teheran juga sempat memicu kekhawatiran global. Jalur ini merupakan salah satu jalur energi terpenting di dunia.

Di pasar Asia, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Juli turun 4,71% menjadi US$92,06 per barel. Minyak mentah Brent untuk Juli juga melemah 4,42% ke posisi US$98,96 per barel. Penurunan harga komoditas ini mengurangi tekanan bagi para pelaku pasar.

Indeks Nikkei 225 Jepang mengakhiri sesi Senin dengan kenaikan 2,87% ke level 65.158,19. Angka ini diraih setelah menyentuh rekor tertinggi di tengah perdagangan. Indeks Topix yang lebih luas juga bertambah 1,29% menjadi 3.942,57.

Bursa Taiwan turut mencatatkan sejarah baru. Indeks Taiex melonjak 3,26% dan ditutup pada level tertinggi sepanjang masa di posisi 43.644,40. Investor di wilayah tersebut tampak sangat optimistis merespons perkembangan geopolitik terbaru.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 0,40% ke level 8.692. Bursa China daratan, indeks CSI 300, bertambah 1,58% menjadi 4.921,6. Sementara itu, indeks Nifty 50 di India menguat 1,09% ke posisi 24.031,70.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harapan Damai AS-Iran Mencuat, Dow Futures Lompat 441 Poin Saat Harga Minyak Terperosok

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) indeks saham...

Negosiasi AS-Iran Berjalan Konstruktif, Bursa Saham Eropa Melaju ke Level Tertinggi Sejak Maret

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Trump Instruksikan Negosiator Tak Buru-buru Soal Iran: ‘Waktu Ada di Pihak Kita’

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON DC) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru