FITT Jual Aset Hotel Rp70,3 Miliar, Siap Masuk ke Bisnis Tambang Nikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) bersiap melakukan transformasi bisnis besar-besaran. Emiten perhotelan ini berencana menjual aset hotelnya di Majalengka dan beralih k...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) bersiap melakukan transformasi bisnis besar-besaran. Emiten perhotelan ini berencana menjual aset hotelnya di Majalengka dan beralih ke sektor jasa pertambangan nikel.
Rencana divestasi dan investasi ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, RUPS tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026.
FITT berniat menjual aset tetap berupa tanah, bangunan hotel, hingga kendaraan di Jalan KH Abdul Halim, Majalengka. KJPP Edi Andesta dan Rekan menaksir nilai pasar properti ini sebesar Rp64,15 miliar per 31 Desember 2025.
Selain hotel, FITT juga akan melepas aset bangunan Kertajati Umroh Park yang berstatus on progress. Proyek ini memiliki nilai pasar sebesar Rp6,16 miliar. Jika digabungkan, total nilai aset yang akan dijual mencapai lebih dari Rp70,3 miliar.
Dana hasil penjualan aset rencananya akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Venturi Tambang Perkasa (VTP). Perusahaan target ini merupakan penyedia jasa pertambangan nikel yang beroperasi di Desa Siuna, Sulawesi Tengah.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...