spot_img

Harga Emas Meningkat, Perhatian Investor Bergeser ke Data Pekerjaan AS

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada penutupan perdagangan Kamis (6/6/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (7/6/2024) WIB. Kenaikan ini dipicu oleh data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan. Ini memunculkan harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga akhir tahun ini.

Mengutip CNBC International, harga emas spot naik 0,8% menjadi US$2.373,99 per ons. Sementara itu, emas berjangka AS naik 0,7% menjadi US$2.393,00.

Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan di sektor swasta AS meningkat kurang dari yang diperkirakan pada bulan Mei. Data bulan sebelumnya juga direvisi lebih rendah.

“Data pekerjaan ADP yang lebih lemah kemarin memberikan sedikit kepercayaan bagi para pelaku pasar bahwa laporan pekerjaan besok mungkin tidak akan lebih kuat dari yang diharapkan, dan ini akan menguntungkan pasar emas dan perak,” kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

“Jika kita melihat laporan pekerjaan yang jauh lebih kuat dari perkiraan, harapannya adalah bahwa The Fed mungkin tidak bisa menurunkan suku bunga secepatnya,” kata David Meger, direktur investasi alternatif dan perdagangan di High Ridge Futures. “Hal ini bisa memberikan tekanan ringan pada pasar emas.”

Mayoritas analis dalam survei Reuters memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga kunci pada bulan September dan sekali lagi tahun ini.

Harga emas diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi baru tahun ini, meskipun permintaan fisik menurun, menurut konsultan Metals Focus.

Di sisi lain, pasar saham global mencapai rekor tertinggi dan euro naik setelah Bank Sentral Eropa memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir lima tahun, meskipun sinyal bahwa langkah lebih lanjut mungkin memerlukan waktu.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak spot naik 4,2% menjadi US$31,26 per ons, platinum naik 1,7% menjadi US$1.008,60, sementara palladium turun 0,2% menjadi US$929,75.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Stock Futures Bergerak Tipis, S&P 500 dan Nasdaq Berpeluang Catat Kenaikan Mingguan

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (stock futures) Amerika...

Harga Emas Dunia Kembali Berkilau Imbas Konflik Timur Tengah

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia menguat lebih dari...

Harga Minyak Dunia Anjlok 2%, Buntut Mediasi Konflik AS-Iran

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia merosot sekitar 2%...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru