Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

Indeks Diprediksi Zona Hijau, BNI Sekuritas: Pantau BBRI, ADRO, KLBF dan WSKT!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) perlu dicermati pada perdagangan akhir pekan ini. Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berada di zona hijau.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal peluang indeks untuk mengalami rebound masih terbuka dari candle inside day dan kondisi oversold.

“Trend Bearish, selama di bawah 6.924. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.687). Indikator MACD bearish, Stochastic oversold, dalam pola bearish channel. Selama di di atas support 6.602 – 6.559, IHSG masih berpeluang rebound. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.559 – 6.767,” ujar Andri dalam risetnya, Jumat (8/7).

Level resistance pada hari ini diproyeksikan berada di 6.682/6.709/6.767/6.796, sementara untuk level support berada di 6.632/6.602/6.588/6.559, dengan perkiraan range 6.600 – 6.710.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat signifikan 1,12%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 1,50%, bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 2,28%.

“Saham-saham sektor energi mencatat kenaikan seiring dengan kenaikan harga minyak yang kembali mencapai di atas USD100 per barel, di antaranya Exxon dan Occidental Petroleum. Bursa Eropa juga mencatat penguatan signifikan, seperti FTSE 100 dan DAX Performance Index,” jelas Maxi.

Sementara bursa regional Asia Pasifik kemarin mengalami penguatan setelah terkoreksi pada hari sebelumnya. Investor mengamati reaksi pasar atas risalah yang dikeluarkan oleh the Fed. Bursa yang mencatat penguatan signifikan di antaranya adalah TSEC Weighted Index dan Kospi. BEI juga mencatat kenaikan, meski tidak signifikan.

Investor dapat mencermati saham BBRI dengan rekomendasi speculative buy target 4.110/4.160 stop loss di bawah 3.960/3.880. Kemudian saham ADRO direkomendasikan speculative buy target 2.850/2.940 stop loss di bawah 2.660.

Investor juga dapat mencermati saham KLBF dengan rekomendasi buy 1.670-1.690 target 1.730/1.745 stop loss di bawah 1.600. Sementara saham WSKT direkomendasikan trading buy target 540/550 stop loss di bawah 500.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru