spot_img

IPO Prodia Diagnostic Line (PRDL) Resmi Dicatatkan di BEI, Free Float Capai 30%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencatatkan saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk dengan kode saham PRDL pada Kamis (09/7/2026). Perseroan melantai di Papan Pengembangan setelah memperoleh persetujuan pencatatan dari Direksi BEI.

Dalam pengumuman BEI Nomor Peng-P-00876/BEI.PP1/07-2026, total saham yang dicatatkan mencapai 1,742 miliar lembar saham. Jumlah tersebut terdiri atas 1,220 miliar saham pendiri dan 522,900 juta saham hasil penawaran umum perdana saham (IPO).

Dalam pengumuman tersebut juga terungkap bahwa dari total saham hasil IPO, sebanyak 497,900 juta saham ditawarkan kepada masyarakat, sedangkan 25 juta saham dialokasikan melalui program Employee Stock Allocation (ESA).

Adapun nilai nominal saham ditetapkan Rp50 per saham, dengan harga penawaran Rp120 per saham. Saham PRDL mulai diperdagangkan di BEI pada 09 Juli 2026.

BEI juga menyampaikan, sesuai ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-A dan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00014/BEI/03-2022, jumlah saham free float Perseroan per 08 Juli 2026 mencapai 522,900 juta saham atau 30% dari seluruh saham tercatat.

Selain itu, berdasarkan prospektus Perseroan, terdapat pembatasan terhadap kepemilikan saham. Mengacu pada POJK Nomor 25/2017, sejumlah pemegang saham utama menyatakan tidak akan menjual maupun mengalihkan sebagian atau seluruh saham yang dimiliki selama 8 bulan sejak pernyataan pendaftaran IPO dinyatakan efektif. Komitmen tersebut diberikan oleh PT Prodia Widyahusada Tbk, PT Prodia Utama, dan Diasys Diagnostic Systems GmbH.

Di samping itu, para pengendali Perseroan juga secara sukarela berkomitmen untuk tidak melepaskan kendali atas Perseroan selama 12 bulan setelah pernyataan pendaftaran IPO efektif. Komitmen tersebut dituangkan dalam surat pernyataan masing-masing pengendali, yakni Andi Widjaja, Gunawan Prawiro Soeharto, Justini Hidajat, Elisabeth Listijani W., Arjati Utami, dan Haneke Suryadi.

BEI menambahkan, dalam pelaksanaan IPO ini Perseroan tidak menerbitkan Surat Kolektif Saham (SKS). Seluruh saham hasil penawaran umum akan didistribusikan secara elektronik dan diadministrasikan melalui sistem penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Debut Gemilang di BEI, Saham PRDL Tembus Rp162 Usai IPO Senilai Rp62,75 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Harga saham PT Prodia Diagnostic Line...

6 Perusahaan Antre Masuk Bursa, Intip Daftar Pipeline IPO BEI per Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengantongi enam...

IHSG Berisiko Terjun ke 5.850, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru