Jawab Pertanyaan BEI, MEJA Buka Suara Soal Sepinya Tender Offer dan Rencana Rights Issue

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyikapi tidak adanya partisipasi pemegang saham pada penawaran tender (tende...

Jawab Pertanyaan BEI, MEJA Buka Suara Soal Sepinya Tender Offer dan Rencana Rights Issue
Bacakan Artikel

Penentuan Harga Eksekusi Rp450 - Rp550

Manajemen mematok indikasi awal harga pelaksanaan rights issue di kisaran Rp450 hingga Rp550 per saham. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga pasar saham perseroan saat ini. Penetapan harga tinggi ini merupakan strategi perseroan untuk menekan dampak dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham lama.

Penetapan harga rights issue yang terlalu rendah akan memaksa perseroan menerbitkan lebih banyak saham baru demi memenuhi nilai tukar saham TCP. Hal ini tentu akan memicu efek dilusi yang sangat besar dan merugikan investor publik.

"Kisaran harga Rp450-550 tersebut adalah estimasi harga pelaksanaan yang terendah yang dapat dipertimbangkan merujuk proyeksi nilai wajar saham TCP," kata Richie.

Harga final eksekusi nantinya masih bisa disesuaikan kembali. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada kondisi pasar modal, kinerja perusahaan, serta hasil akhir valuasi dari Penilai Independen menjelang jadwal pelaksanaan.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: