Jawab Pertanyaan BEI, MEJA Buka Suara Soal Sepinya Tender Offer dan Rencana Rights Issue
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyikapi tidak adanya partisipasi pemegang saham pada penawaran tender (tende...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyikapi tidak adanya partisipasi pemegang saham pada penawaran tender (tender offer) perseroan. Keterangan ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Harta Djaya Karya Tbk, Richie Adrian Hartanto S, melalui surat bertanggal 3 Mei 2026.
Manajemen menilai sepinya peminat tender offer merupakan bagian dari dinamika pasar modal dan murni keputusan investasi masing-masing individu. Harga saham perseroan selama periode penawaran ternyata berada di atas harga tender yang ditetapkan.
"Secara ekonomi pemegang saham memiliki kecenderungan untuk mempertahankan kepemilikannya dibandingkan melakukan penjualan melalui mekanisme tender offer," ujar Richie dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (4/5/2026).
Kondisi ini dipastikan tidak mengganggu kegiatan operasional maupun kinerja keuangan perseroan dalam jangka pendek. Kegiatan usaha tetap berjalan normal mengikuti rencana bisnis strategis perusahaan. Harga saham yang tinggi justru dianggap mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek perseroan di masa depan.
Rencana Akuisisi Trimata Coal Perkasa Melalui Rights Issue
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
Whats Your Reaction
0
0
0
0
0
0
0