Jokowi Puji Langkah BTN Bangun Kantor di IKN
STOCKWATCH.ID (IKN) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) hari ini memulai pembangunan gedung baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh...
STOCKWATCH.ID (IKN) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) hari ini memulai pembangunan gedung baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, yang memberikan apresiasi kepada BTN atas langkah strategis ini.
Presiden Jokowi menyatakan bahwa pembangunan gedung BTN di IKN adalah langkah yang tepat. Menurutnya, kawasan ini akan membutuhkan banyak pembiayaan properti di masa depan. "BTN tidak salah membangun head officenya di IKN karena banyak kebutuhan pembiayaan properti di kawasan ini," kata Presiden Jokowi.
Selain itu, Presiden juga berharap agar pembangunan ini bisa mendukung percepatan transformasi ekonomi di IKN dan sekitarnya.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyatakan bahwa gedung baru BTN akan berdiri di atas lahan seluas 9.000 meter persegi. Gedung ini merupakan simbol komitmen BTN untuk berperan aktif dalam membangun perekonomian bangsa di IKN. "Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden atas kepercayaan ini. BTN siap bertransformasi di kota masa depan Indonesia," ujar Nixon.
Gedung BTN di IKN akan memiliki berbagai fasilitas seperti Bank Umum Konvensional, ATM, Co-Working Space, Cafe Internal, dan Ruang Terbuka Hijau. Desain gedung yang bertema "Housing and Beyond" ini akan menyatu dengan alam, mengikuti kontur tanah tempat gedung didirikan. "Kami mengkombinasikan pendekatan rumah yang nyaman dengan rumah masa depan yang menunjang produktivitas dan ramah lingkungan," tambah Nixon.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...